Sasar Ribuan Warga Desa, TNI AU Gelar Baksos Kesehatan di Karangasem

oleh
oleh
Peringatan Hari Bakti ke-78 TNI-AU menggelar kegiatan baksos kesehatan di Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Karangsem, Rabu, 16 Juli 2025. (FOTO: Ist)

KARANGASEM, BERITABALIONLINE.net – Dalam rangka Peringatan Hari Bakti ke-78, TNI-AU menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) kesehatan di Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Karangasem, Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini menyasar ribuan warga masyarakat desa, baik anak-anak, dewasa maupun lansia.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, BKKBN Provinsi Bali, Dandim 1623/Karangasem, Polres Karangasem, Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan, serta undangan lainnya dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan.

Layanan yang diberikan antara lain pengobatan umum, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata, pembagian kacamata gratis, operasi katarak, pemeriksaan KB, serta edukasi pencegahan stunting. Layanan mata dan operasi katarak bekerja sama dengan John Fawcett Foundation (JFF).

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Terlihat antrean panjang terutama di layanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata yang didominasi lansia. Hingga berita ini diturunkan, tercatat 737 pasien menjalani pemeriksaan mata, dan lebih dari 300 kacamata gratis telah dibagikan.

Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Trinanda Hasan Febrianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati Karangasem dan semua pihak yang terlibat.

“Kami berkolaborasi dengan seluruh stakeholder yang membidangi kesehatan dan yang punya semangat untuk membantu. Masyarakat Karangasem tersebar di wilayah pegunungan dan perbukitan, di mana akses ke klinik atau layanan kesehatan sangat terbatas. Maka kami memilih melaksanakan kegiatan ini di desa, bukan di pusat kota, supaya akses masyarakat lebih dekat dengan pelayanan yang kami berikan,” ujarnya.

“Karangasem kami pilih karena wilayahnya mencakup sepertiga dari luas Bali. Antusiasme masyarakat luar biasa, melebihi ekspektasi kami. Mereka punya semangat untuk sehat, tapi keterbatasan akses, kendaraan, dan fasilitas menjadi hambatan. Saya rasa ini berkah bagi kita semua. Semoga bisa meningkatkan taraf hidup dan kesehatan masyarakat, khususnya warga Karangasem,” imbuhnya.

“Kegiatan ini memang kami selenggarakan tahunan. Tapi harapannya bisa mengetuk semua pihak—pemerintah daerah, masyarakat, stakeholder—agar lebih peduli menjaga kesehatan di seluruh wilayah Bali,” terang dia.

Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menyatakan akan menyiapkan tempat yang lebih luas dan strategis jika kegiatan ini kembali digelar tahun depan.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Terutama di desa-desa yang selama ini tidak terjangkau layanan kesehatan. Ini misi yang sangat luar biasa. Ke depan, saya akan bahas dengan Kadis Kesehatan agar operasi katarak bisa langsung masuk desa karena peminatnya sangat banyak, terutama dari kalangan lansia,” kata bupati.

Ia menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat yang punya keterbatasan akses bisa mendapatkan layanan yang layak. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis yang bertugas. Ini kesempatan baik yang harus dimanfaatkan warga dengan sebaik-baiknya,” demikian Bupati Parwata. (ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.