Dua Kelompok Warga Luar Bali Bentrok di Kuta, Satu Tewas Ditikam Badik

oleh
oleh
Pelaku ditangkap setelah sempat sembunyi usai menikam korban. (FOTO: BBO/Ist)

Beritabalionline.net – Satu orang tewas dengan luka tusuk di beberapa bagian tubuh dalam perkelahian dua kelompok warga asal luar Bali di seputaran Jalan Patimura, Kuta, Badung.

“Korban meninggal bernama Marten Kuri Moto usia 23 tahun berasal dari salah satu daerah di NTT,” kata Kasihumas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Senin (2/9/2024) di Denpasar.

Dari keterangan saksi Markus Mondakondo, saat duduk-duduk di depan kosnya di Jalan Mataram, Kuta bersama tiga temannya bernama Steven, Umbu dan Fartika, Sabtu (31/8/2024) sekitar pukul 23.00 Wita, tiba-tiba datang dua orang laki-laki.

Kedua orang yang berboncengan sepeda motor ini berhenti di depan kosnya sembari menggeber gas kendaraan. Markus lalu menegur dengan berkata” jangan geber motor di sini karena banyak anak kecil tidur”.

Salah satunya kemudian turun dari sepeda motor sambil berkata “*uk* *ak”, dan setelah itu mereka pergi. Namun tak berselang lama, datang sekelompok orang langsung menyerang dengan melempar batu ke arah kos-kosan.

Saksi dan teman-temanya berusaha melawan. Ketika akan ikut mengejar, saksi ditahan oleh ibunya dengan dimasukan ke kamar namun saksi bisa keluar dan mengejar sampai di Jalan Patimura.

“Pada saat mengejar, saksi melihat temannya bernama Soni Erixson Anda berlari sambil membawa pisau,” beber AKP Sukadi.

Di sisi lain, korban Marthen Kuri Moto ditemukan tewas di salah satu rumah warga. Polisi menyebut korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke TKP namun dikejar dan ditikam oleh Soni.

Setelah mengumpulkan keterangan para saksi, Tim Opsnal Polsek Kuta yang dimpinpin Kanitreskrim Iptu Anggi Wahyu Romadhoni melakukan pengejaran.

Soni akhirnya dapat ditangkap ketika bersembunyi di kos temannya di Jalan Sahadewa, Legian, Kuta, Badung, Minggu (1/9/2024) sekitar pukul 13.00 Wita.

Saat diperiksa pelaku mengaku menikam dada dan lengan sebanyak 5 kali hingga meninggal dengan menggunakan sebilah badik.

“Motif pelaku melakukan penganiayaan karena korban bersama teman-temanya menyerang kos pelaku dengan cara melempari dengan batu,” jelas Kasihumas. (agw)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.