Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wury Maruf Amin Bermain Bersama Anak-Anak SD di Gianyar

oleh
oleh
Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Ibu Wury Ma'ruf Amin bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) saat berkunjung di SDN 4 Manukaya, Desa Manukaya, Kecamatan Tampak Siring, Gianyar. (FOTO: BBO/ Ist)

Beritabalionline.net- Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) bermain congklak bersama ratusan siswa di SDN 4 Manukaya, Desa Manukaya, Kecamatan Tampak Siring, Gianyar, Jumat (9/6/2023). Pada kesempatan itu pihaknya juga memberikan edukasi sekolah sehat.

Rangkaian edukasi sekolah sehat tersebut meliputi cuci tangan bersama, senam sehat, makanan sehat hingga bermain permainan tradisional seperti mencongklak, bola bekel, engkleng, hingga ular naga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, nampak pintu masuk dijaga sangat ketat. Tidak sembarang orang bisa keluar-masuk dari kawasan sekolah tersebut. Sampai akhirnya sekitar pukul 12.00 WITA Iriana Jokowi beserta rombongan tiba di lokasi.

Dengan menggenakan hijab dan kemeja putih, ia pun disambut tarian tradisional Bali, yang tarikan oleh anak-anak SD, saat berada di pintu gerbang sekolah. Usai tari penyambutan, ia bersama rombongan langsung mendekati stan cuci tangan yang didampingi siswa-siswa kelas 1 SD.

Mereka bernyanyi sembari memperagakan cara mencuci tangan yang benar. Yaitu, pertama-tama tangan dibersihkan pakai air mengalir, lalu dibilas dengan sabut dari telapak tangan hingga ke sela-sela jari. Lalu kembali dibilas dengan air mengalir. Terakhir mengeringkannya dengan tisu. Selanjutnya rombongan melakukan senam Indonesia Sehat bersama siswa yang dilanjutkan bermain permainan tradisional bersama anak-anak.

Istri dari Presiden RI Joko Widodo itu juga berinteraksi dengan para siswa serta menyerahkan Goody Bag dan School Kit.
Sayangnya Iriana tak memberikan pidato atau ucapan secara resmi. Usai kegiatan ia hanya menjawab sejumlah pertanyaan staf dokumentasi kepresidenan, seputaran kegiatan tersebut.

Sementata itu Istri Gubernur Bali, Ni Putu Putri Suastini Koster yang turut hadir dalm kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kedatangan Ibu Negara Iriana Jokowi merupakan suatu kehormatan bagi Bali. Dimana dengan kedatangan para pimpinan negara, akan menambah semangat pihaknya di daerah dalam menjalankan setiap program.

“Jadi suatu kebanggaan bagi kami, karena diperhatikan oleh pemimpin. Apapun programnya, jika dilihat langsung oleh pimpinan, maka itu akan memotivasi untuk kita lebih semangat lagi,” tegasnya.

Ditambahkannya jika permainan tradisional memiliki banyak manfaat bagi anak-anak.
Mulai dari kesehatan fisik dan mental. Dimana, permainan tradisional merupakan permainan yang membutuhkan kelincahan, tenaga dan butuh kecerdikan. Maka dari itu, permainan ini harus tetap lestari di tengah gempuran permainan gadget yang mana, gatget membuat anak-anak malas bergerak.

“Tujuannya adalah agar permainan tradisional ini lestari, karena manfaatnya sangat banyak,” tandas Putri Koster.

Kepala Sekolah SDN 4 Manukaya I Dewa Ayu Nyoman Tri Susilawati mengaku bangga bisa dikunjungi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. “Dulu kita ikut lomba UKS tingkat Provinsi dan dapat juara 2, dan mungkin karena sekolah kita dekat dengan istana makanya Ibu Iriana memilih SDN 4 Manukaya, ” ujarnya.

Ditambahkannya jika kegiatan OASE KIM yang bertujuan untuk memberi motivasi kepada insan pendidikan salah satunya untuk menjaga kesehatan di sekolah tersebut sangat berkaitan dengan kurikulum merdeka khususnya pada tahap P5 (potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, peran sosial).

“Termasuk ada sehat gizi dari makanan bergizi karena biasanya anak-anak kan suka makanan siap saji maka disarankan anak-anak paginya mengkonsumsi yang disajikan orang tuanya dan siangnya dibawakan bekal untuk dibawa ke sekolah karena disini tidak ada kantin untuk menjamin kualitas gizi anak-anak, ” lanjutnya.

Pihaknya pun sangat mengapresiasi kegiatan ini karena total 305 siswa di SDN 4 Manukaya tidak hanya bisa mendapatkan edukasi tentang makanan sehat dan bergizi tapi juga memahami cara mencuci tangan yang baik, senam sehat serta permainan tradisional. (yaw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.