Bupati Sedana Arta Buka Sosialisasi Kemudahan Berusaha Waspada Investasi Ilegal di Kabupaten Bangli

oleh
oleh
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memberikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi tentang Kemudahan Berusaha Waspada Investasi Ilegal, di Bangli, Senin, 12 Juni 2023. (FOTO: BBO/Dok. Humas Pemkab Bangli)

Beritabalionline.net – Direktorat Bina Usaha Perdagangan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Komisi VI DPR RI melakukan Sosialisasi Kemudahan Berusaha Waspada Investasi Ilegal di Kabupaten Bangli.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli pada Senin (12/6/2023) tersebut dibuka Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, dan dihadiri anggota DPR RI I Nyoman Parta, Ketua Tim TP. PKK Kabuoaten Bangli Ny.Sariasih Sedana Arta, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny.Suciati Diar, Ketua Gatriwara Kabupaten Bangli Ny. Desak Ayu Sukma Suastika,

Sosialisasi diikuti Ketua TP. PKK Kecamatan, Ketua TP. PKK Kelurahan dan Ketua TP. PKK Desa se-Kabupaten Bangli, dengan menampilkan narasumber dari Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag RI, Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK. Dengan materi kebijakan kemudahan berusaha “Waspada investasi ilegal dan Edukasi keuangan & Waspada Investasi”.

Dalam kesempatan tersebut anggota DPR RI I Nyoman Parta mengatakan, masyarakat harus meningkatkan literasi digital agar tidak mudah tertipu. “Hari ini kita sangat dekat dengan teknologi, sangat dimudahkan dalam berbagai hal, namun di sisi lain kita juga harus waspada jangan mudah mengakses link yang berujung penipuan,” pesannya.

Lebih lanjut dikatakan, sudah banyak masyarakat Bali yang tertipu investasi ilegal, namun enggan untuk menyampaikan. “Karakter masyarakat Bali unik, kalau jadi korban investasi bodong malah tidak mau menyampaikan, cenderung ditutupi, inilah yang menyebabkan mengapa semakin banyak korban-korban lainnya,” ungkap dia.

Karena itu, lanjut Parta, edukasi penting dilakukan, bahkan harus masuk ke desa-desa, karena masyarakat desa yang literasinya lemah adalah sasaran investasi bodong. “Jadi dengan acara ini diharapkan masyarakat lebih cerdas menanggapi segala informasi yang diperoleh,” tandasnya.

Bupati Bangli dalam kesempatan tersebut mengatakan, banyaknya masyarakat Bangli menjadi korban investasi bodong membuat pihaknya khawatir. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merupakan salah satu orang yang tidak percaya bahwa usaha itu bisa dengan gampang menduplikasi modal, bahkan mendapat bunga hingga 30 persen setiap bulannya.

Pihaknya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengikuti sosialisasi dengan sebaik-baiknya, mencermati sosialisasi tersebut agar nantinya lebih jeli dan berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait investasi, serta bisa menjadi agen- agen di Kecamatan dan desa masing- masing terkait investasi bodong dan ijin-ijin perusahan lainnya, agar tidak ada lagi masyarakat Bangli menjadi korban investasi bodong. (*/tik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.