Beritabalionline.net – Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi sosial berupa penanaman ratusan pohon bakau di Taman Hutan Raya, Bendungan Tukad Mati, Suwung, Denpasar Selatan.
“Kegiatan ini kami lakukan demi mewujudkan kelestarian alam,” ucap Ketua Umum Forum Pemuda NTT Yohanes Hiba Ndale, Minggu (18/6/2023) di Denpasar.
Ia menerangkan, pihaknya berkolaborasi dengan Yayasan Peduli Cinta Indonesia dan Diesel One Solidarity dalam aksi sosial yang dilakukan, Sabtu (17/6/2023) ini. Total mangrove yang ditanam sebanyak 510 pohon.
“Persiapan kami hampir satu setengah bulan, ada lebih dari 550 orang yang ikut serta dalam kegiatan ini,” tuturnya.
Yohanes menambahkan, keberadaan hutan mangrove memiliki banyak manfaat bagi lingkungan. Mulai dari sebagai habitat hewan-hewan kecil, serta rantai makanannya.
Kemudian sebagai pelindung kawasan pesisir, melindungi laut dari lumpur dan air yang jernih, serta mampu memproduksi oksigen dalam jumlah besar.
“Selain itu memiliki fungsi ekonomis, seperti tempat wisata, hingga tempat berlabuhnya perahu-perahu kecil,” bebernya.
Tidak hanya menanam bakau, pihaknya juga melaksanakan makan bersama dan pembagian paket sembako sebagai ajang silaturahmi.
Managing Director Diesel One Solidarity Ayuningtyas Widari Ramdhaniarta dalam kesempatan itu mengungkapkan, salah satu program Diesel One Solidarity platform CSR dari Diesel One Group yang dipimpin Dicky Yohanes adalah untuk melindungi alam dan lingkungan.
Pihaknya memberi apresiasi karena kegiatan yang dilakukan Forum Pemuda NTT, berdekatan dengan Hari Lingkungan Hidup sedunia pada tanggal 5 Juni 2023 lalu.
“Kami sangat bangga karena Forum Pemuda NTT rutin melaksanakan kegiatan sosial baik di Bali maupun di Jakarta, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Peduli Cinta Indonesia, Forum Pemuda NTT dan Andy Opa Gaul yang sudah mengajak kami berkolaborasi,” jelasnya. (agw)







