Polresta Denpasar Serahkan 26 WNA ke Imigrasi dalam Kasus Dugaan Penyepakan

oleh
oleh
Puluhan WNA saat diamankan ke kantor polisi. (FOTO: BBO/Ist)

DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Sebanyak 26 orang warga negara asing (WNA) yang sebelumnya diamankan oleh Polresta Denpasar dalam kasus dugaan penyekapan diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai.

“Mereka diserahkan kepada pihak imigrasi untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan keimigrasian,” kata Kasihumas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Rabu (29/4/2026) di Denpasar.

Penyerahan puluhan WNA dari berbagai negara ini dilakukan dengan pengawalan ketat yang dipimpin langsung Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar, Iptu I Kadek Astawa.

Kasihumas menerangkan, langkah yang diambil merupakan bagian dari koordinasi lintas instansi guna memastikan penanganan WNA dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.

Dirinya juga menegaskan bahwa penanganan kasus ini masih terus berlanjut, khususnya terkait dugaan tindak pidana penyekapan dan jaringan kejahatan yang melibatkan para korban.

“Saat ini penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terkait dengan kasus ini, dan melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi serta kedutaan,” jelasnya.

Sebelumnya aparat gabungan dari Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta melakukan penggerebekan ke sebuah guest house di Jalan Bypass Ngurah Rai, Gang Karang Sari, Kelurahan Kedonganan, Kuta, Badung, Senin (27/4/2026) sore.

Penggerebekan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dari Kedutaan Besar Filipina di Jakarta terkait dugaan penyekapan warga negara Filipina yang diduga akan dipekerjakan sebagai operator penipuan (scam).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 26 orang WNA yang berasal dari berbagai negara, termasuk Filipina dan Kenya.

“Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan beberapa di antaranya tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan berupa paspor yang sah,” kata Kasihumas. (agw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.