BADUNG, BERITABALIONLINE.net – Hingga hari keempat pascadilaporkan hilang terseret arus Pantai Kuta, Badung, dua bocah bernama Airlangga Andrianto (13) dan Noval Aditya Saputra (8) belum ditemukan.
“Setiap hari ada 6 personel kita turunkan untuk melakukan pencarian terhadap korban,” kata Kasatpolair Polresta Denpasar Kompol Wiastu Andri Prajitno, Rabu (10/6/2026) di Denpasar.
Dijelaskan, keenam pesonel yang berasal dari Pos Polair Kedonganan dan Pos Polair Kuta ini dikerahkan sejak adanya laporan korban tenggelam.
Sejak pagi hari hingga petang, mereka mencari korban ke tengah laut serta menyisir sepanjang bibir pantai bersama potensi SAR lain.
Seperti diberitakan, kejadian berawal dari Airlangga Andrianto mengajak Noval Aditya Saputra dan saksi berinisial MH pergi ke Pantai Kuta untuk bermain bola, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 18.05 Wita.
Mereka lalu bermain bola di depan Smelter Patung Baruna. Ketika bola terlempar ke pinggir, MH berjalan mengambil sembari mengajak kedua korban ikut.
Saat itu Airlangga tidak mau dan meminta Noval menemaninya bermain air. MH yang dapat mengambil bola kemudia istirahat karena lelah.
Tak berselang lama, tiba-tiba datang ombak besar dan menghantam kedua korban yang masih di dalam laut. MH mengaku melihat kedua korban diseret arus dengan posisi saling berpegangan tangan.
“Karena ombak semakin besar, saksi tidak berani memberikan bantuan dan memilih meminta tolong ke pengunjung pantai,” tutur Kompol Andri. (agw)








