DENPASAR, BBO.net – Komisi III dan Komisi IV DPRD Kota Denpasar meninjau pembangunan SDN 14 Pemecutan, Senin (27/7/2026). Dalam kunjungan itu, ada beberapa hal yang ditekankan, terutama agar pembangunan gedung bisa rampung tepat waktu atau sesuai target yang ditetapkan Desember 2026.
Ketua Komisi III DPRD Denpasar, I Wayan Suadi Putra mengatakan, saat ini memang progres fisik sudah ada deviasi sekitar (maju) 0,425 persen dari target 27 persen. Namun, karena jalan ke lokasi proyek relatif sempit, sehingga pengecoran lantai tidak memungkinkan readymix dan harus manual, sehingga mempengaruhi proses pengecoran dan kulitas. ‘’Sekarang pengecoran baru lantai dua, sehingga masih ada satu lantai yang harus dicor manual. Secara kualitas pengecoran memang sudah cukup bagus, namun ke depan harus tetap diantisipasi,’’ ujarnya saat ditemui di sela-sela kunjungan.
Selain itu, Suadi Putra berharap agar atap bangunan sudah bisa terpasang sebelum memasuki musim penghujan ini, sehingga bisa dilakukan finishing dan penataan halaman. Karena ini pembangunan gedung sekolah biasanya dalam finishing ada sentuhan arsitektur Bali dengan menggunakan bata press. Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan rekanan mengantisipasinya, jangan sampai saat finishing nanti kesulitan mendapatkan material. ‘’Kami harapkan Oktober nanti atap sudah dipasang, sehingga proses finishing dan penataan halaman sudah bisa dilaksanakan. Tadi saya juga mengusulkan agar WC dilengkapi wastafel untuk anak-anak cuci tangan,’’ katanya.
Setelah meninjau pembangunan SDN 14, rombongan Dewan meninjau SDN 15 Pemecutan, yang tembok panyengkernya roboh saat banjir lalu. Turut dalam kunjungan itu, Wakil Ketua DPRD Denpasar, IB Yoga Adi Putra dan Wakil Ketua Komisi IV, I Nyoman Sumardika.
Sementara itu, Ketua Komisi IV, I Wayan Duaja mengatakan, terutama SDN 14 Pemecutan yang dilakukan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) secara menyeluruh. Nantinya akan digelar upacara pemelaspasan. ‘’Kami harapkan agar orangtua murid tidak lagi dibebani biaya untuk upacara itu,’’ katanya.
Secara umum, kata Duaja, pembangunan sudah sesuai progres. Namun, pihaknya menekankan agar pembangunan tersebut bisa selesai tepat waktu. Disamping itu, pihaknya menekankan pihak rekanan tidak mengurangi struktur bahan yang digunakan dalam pembangunan. ‘’Kami harapkan tidak ada mengurang-ngurangi nanti. Baik itu struktur dan bahan yang digunakan harus sesuai dengan gambar,’’ katanya.
Kabid Pendidikan SD, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar, I Nyoman Suryawan mengatakan, untuk pembangunan SD 14 Pemecutan merupakan pembangunan RKB sebanyak 18 ruangan. Progres pembangunan kini telah mencapai 27,68 persen per 27 Juli 2026. Angka tersebut mengalami deviasi (maju) 0,425 persen dari yang ditargetkan. Ada pun target pembangunan ini pada minggu ke-9 mencapai 27,254 persen. Demikian pembangunan RKB SD Negeri 14 Pemecutan ini dianggarkan Rp9,8 miliar.
Terkait SD Negeri 15 Pemecutan akan dilakukan perbaikan tembok penyengker serta biopori. Suadi Putra berharap Pembangunan ini bisa dialokasikan pada anggaran perubahan tahun ini. ‘’Ini untuk pembangunan tembok panyengker yang roboh akibat banjir. Saya usulkan dialokasikan pada anggaran perubahan saja,’’ tegasnya. (bbo/kar)






