Sampan Nelayan Pecah Usai Menghantam Kayu di Perairan Pulukan, Satu Orang Belum Ditemukan

oleh
oleh
Pencarian nelayan hilang oleh tim SAR gabungan. (FOTO: BBO/Ist)

JEMBRANA, BBO.net – Sampan yang dipakai empat orang nelayan mencari ikan menabrak kayu yang tengah mengapung di Perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

“Satu orang bernama Gusti Putu Sugiarta dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Kamis (10/9/2026) di Denpasar.

Sebelum kejadian, korban bersama dua temannya bernama Samsul Hadi (36) dan Neri Mutakin (28) berangkat melaut menggunakan sampan berbahan fiber warna putih dan bertuliskan Rahayu sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat berada di tengah perairan, sampan menghantam kayu hingga pecah. Ketiganya berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pecahan sampan dan mengapung-apung di laut selama kurang lebih 30 menit.

Nelayan yang melintas tidak jauh dari lokasi kejadian kemudian mendekat. Samsul dan Mutakin berhasil diselamatkan, sedangkan Gusti Putu Sugiarta tidak dapat ditemukan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar yang menerima laporan memberangkatkan 7 personel Pos SAR Jembrana. Mereka lalu bergabung dengan unsur SAR lainnya.

Pada sorti pertama pencarian, tim SAR gabungan berjumlah 5 personel menuju posisi terakhir korban terlihat. Namun upaya pencarian belum membuahkan hasil.

“Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terakhir terlihat, hingga Perairan Pengambengan,” jelas Sidakarya. (agw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.