Literasi Keuangan di Bali Tempati Peringkat 3 Nasional

oleh
oleh
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman dalam acara Ngorte (Ngobrol Bersama Update Berita With Media) di Kantor OJK Bali. (FOTO: Agung Widodo/Beritabalionline.net)

DENPASAR, BBO.net – Bali menempati peringkat ketiga nasional dalam indeks literasi keuangan, dan peringkat keenam nasional untuk indeks inklusi keuangan berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026.

“Tentunya capaian yang diraih tidak terlepas dari berbagai program edukasi dan perluasan akses keuangan yang dilakukan OJK,” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman dalam acara Ngorte (Ngobrol Bersama Update Berita With Media) di Kantor OJK Bali, Selasa (15/9/2026).

Parjiman menerangkan, hingga Agustus 2026, OJK Bali telah melakukan 11.420 kegiatan edukasi bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, industri jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Di mana jumlah peserta yang ikut lebih dari 75.000 orang. Kegiatan ini dilakukan melalui berbagai program nasional maupun kolaborasi dengan sejumlah pihak.

Salah satu program yang terus dikembangkan yakni KKN Literasi dan Inklusi Keuangan bersama perguruan tinggi di Bali. Program ini menyasar 50 desa yang tersebar di delapan kabupaten dan satu kota, dengan melibatkan hampir 700 mahasiswa.

Bukan hanya itu, OJK Bali juga mengembangkan modul literasi keuangan bagi siswa tingkat SMA dan Madrasah Aliyah. Literasi mencakup pemahaman mengenai sektor jasa keuangan, layanan uang digital, serta perlindungan konsumen.

Dalam upaya memperluas inklusi keuangan, hingga Agustus 2026, OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) telah melaksanakan 486 kegiatan yang menjangkau 22.764 peserta.

“Semua kegiatan diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan bagi sektor dan pelaku usaha prioritas, termasuk sektor pertanian,” tegasnya. (agw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.