JAKARTA, BBO.net – Setelah sebelumnya kader Partai Gerindra Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Barat dikabarkan hengkang ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kini giliran Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diberitakan bergabung ke PSI.
Tentu saja kabar yang menyebutkan bahwa Ahok loncat dari PDI Perjuangan ke PSI membuat netizen dan publik terutama simpatisan dan pendukung PDI Perjuangan bertanya-tanya.
Hal itu terjadi setelah foto mantan Gubernur DKI Jakarta itu muncul di media sosial (medsos) seperti Facebook dan Tiktok mengenakan jaket merah bersama dengan Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.
Narasi yang menyatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bergabung ke PSI adalah hoaks atau kabar bohong. Dengan kata lain, Ahok tidak pernah pindah ke PSI dan hingga saat ini masih tercatat sebagai kader serta Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang ia masuki sejak 2019.
Tim Cek Fakta dari berbagai lembaga Kementerian Komunikasi dan Digital membuktikan bahwa foto tersebut merupakan hasil rekayasa atau manipulasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) dengan tingkat probabilitas mencapai 97% hingga 99,9%.
Ahok sendiri secara langsung telah mengklarifikasi dan membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa kabar dirinya pindah ke PSI adalah tidak benar.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa sampai saat ini dirinya masih berstatus sebagai kader dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra.
Ia menyatakan bahwa narasi atau kabar kepindahannya ke PSI adalah informasi yang tidak benar alias hoaks.
Ia tetap berkomitmen mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto di dalam Partai Gerindra. (sdn)






