DENPASAR, BBO.net – Mahasiswa berinisial ESCS (23) kehilangan nyawa usai menjadi korban pengeroyokan di depan Grapari Telkomsel, Jalan Raya Puputan Renon, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur.
“Korban meninggal dunia di RS Wangaya dengan luka-luka di kepala, dagu dan dada,” kata Kasihumas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Kamis (29/10/2026) di Denpasar.
Sebelum kejadian korban terlihat mengendarai sepeda motor, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul pukul 02.30 Wita. Ketika sampai di TKP, korban dipepet oleh dua orang yang juga mengendarai motor.
Kedua orang tak dikenal tersebut kemudian menarik baju korban dan menendangnya hingga membuat korban terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu mereka kabur.
Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur yang menerima laporan pengeroyokan bergerak melakukan penyelidikan. Kurang dari 24 jam, pelaku berinisial IPKPP (16) dan IKASS (17) ditangkap.
Dalam pemeriksaan, kedua pelaku yang masih berstatus pelajar ini mengakui telah menarik baju dan menendang korban hingga jatuh tersungkur ke jalan.
“Dalam pemeriksaan, motif pelaku menendang korban karena sebelumnya terjadi saling pandang,” kata Kasihumas Polresta Denpasar. (agw)






