Beritabalionline.net – Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean yang akan digelar di Labuan Bajo, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar dan Kodim 1611/Badung mengelar apel bersama.
“Ini merupakan wujud sinergitas TNI-Polri khususnya Polresta dan Kodim 1611/Badung, dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, Selasa (9/5/2023) di Denpasar.
Ia menerangkan, meski KTT Asean berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), namun beberapa side event KTT Asean dilaksanakan di Bali.
“Dan salah satu Kepala Negara peserta KTT yang akan hadir juga menginap di Bali,” tuturnya saat memimpin apel bersama dengan Dandim 1611/Badung Letkol Arh.Teguh Waluyo.
Kombes Bambang menambahkan, selain ada KTT Asean, apel bersama dilakukan untuk menghadapi pengamanan pesta demokrasi, yakni Pemilu dan Pilkada Serentak 2023.
“Pintu keamanan dan kenyamanan Pemilu ada di TNI-Polri, sehingga sinergitas ini harus menjadi satu dan event pemilu nantinya harus kita amankan bersama-sama, kita mempunyai tujuan satu yaitu keamanan dan menuju Indonesia maju,” tegasnya.
Di lokasi yang sama Dandim 1611/Badung mengatakan, apel bersama adalah event yang sangat luar biasa karena TNI-Polri adalah Bhayangkara Negara.
Sebagai pengawal negara lanjutnya, maka sudah seharusnya bersatu menyamakan persepsi karena hanya TNI-Polri yang bisa membuat negara kita aman dan nyaman.
“Walaupun baju dan seragam kita berbeda, tapi tugas kita adalah sama. Maka sinergitas itu merupakan hal pokok yang harus kita jalin dalam keselarasan tugas kita di lapangan, sehingga negara ini tetap utuh dalam bingkai NKRI,” ucapnya.
Dandim juga menyatakan, kerawanan-kerawanan yang mungkin terjadi pada saat pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak 2023 merupakan atensi bersama.
“Kedepan mari kita bersama-sama bersinergi untuk mengamankan Pemilu dan Pilkada serentak 2023. Mulai dari tingkat bawah para Babinsa dan Bhabinkamtibmas, agar bekerja bersama-sama dalam mendeteksi dan menyerap aspirasi ditengah-tangah masyarakat,” ujar Letkol Teguh. (agw)








