Beritabalionline.net – Gempa bumi terjadi di Kabupaten Buleleng. Hasil analisa Balai Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa gempa bumi yang terjadi berkekuatan magnitudo (M) 4,4.
“Episenter terletak pada koordinat 8,15° LS; 115,27° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Tenggara Buleleng pada kedalaman 10 km,” terang Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho, Rabu (24/5/2023) di Denpasar.
Dikatakan Cahyo, gempa yang berlangsung pada Rabu dini hari tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat.
Masyarakat di wilayah Buleleng merasakan adanya getaran di jendela, pintu, benda digantung bergoyang serta seperti ada kendaraan melintas saat gempa terjadi.
Cahyo menerangkan, pihaknya belum menerima adanya laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi.
“Satu jam berselang setelah gempa pertama, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya. (agw)








