Melalui Kejuaraan Tenis Meja Internasional, BNN Gelorakan Perang Narkoba

oleh
oleh
Komjen Pol. Golose membuka kejuaraan tenis meja internasional. (FOTO: Agung Widodo/Beritabalionline.net)

Beritabalionline.net – Dua ratus lebih atlet tenis meja asal Indonesia dan atlet internasional tampil dalam ajang Smash On Drugs (SOD) International Table Tennis Championship 2023 yang digagas Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Gelaran SOD menjadi salah satu kegiatan rutin BNN RI dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” kata Kepala BNN RI Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Sabtu (17/6/2023) di Kampus Unud, Jimbaran.

Golose menerangkan, kejuaraan tenis meja internasional ini merupakan implementasi pendekatan soft power sebagai strategi BNN RI dalam perang melawan narkoba.

BNN RI meyakini bahwa olahraga dapat memberikan banyak manfaat. Bukan hanya menyehatkan tubuh, olah raga juga dapat membentuk karakter yang kuat, penuh percaya diri, serta sportivitas yang tinggi.

“Karakter seperti itulah yang dibutuhkan dalam membentuk ketahanan diri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujarnya.

Ditambahkan, Smash On Drugs International Table Tennis Championship 2023 yang berlangsung selama lima hari, 17-21 Juni 2023 diikuti peserta dari 12 negara.

Seperti Malaysia, Cina, Thailand, Chinese Taipei, Luxembourg, India, Jepang,  Makau China , Singapura, Jerman, Filipina dan Korea Selatan.

Para atlet akan bertanding dalam empat kategori, yaitu Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra, dan Ganda Putri, untuk memperebutkan hadiah dengan nilai total sebesar 40.000 USD.

“BNN RI berharap SOD International Table Tennis Championship 2023 ini dapat menggelorakan semangat “War On Drugs” hingga pada level internasional, sehingga lebih banyak aksi dan sinergi dalam P4GN yang dapat dilakukan bersama,” tegasnya. (agw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.