Polres Bandara Serahkan Tiga Warga Jakarta ke BP3MI Bali, Ini Kasusnya

oleh
oleh
Tiga warga Jakarta yang dilarang berangkat ke Kamboja. (FOTO: BBO/Ist)

Beritabalionline.net – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menyerahkan 3 orang warga negara Indonesia ke pihak BP3MI (Balai pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) Provinsi Bali.

“Ketiganya asal Jakarta. Mereka terdiri satu orang laki-laki dan dua orang perempuan,” beber Kasatreskrim Polres Kawasan Bandara Iptu Rionson Ritonga, Sabtu (29/7/2023) di Badung.

Ketiga orang masing-masing berinisial J (35), YP (33) dan FFF (27) ini sempat dibatalkan keberangkatannya ke luar negeri oleh petugas Imigrasi Ngurah Rai, Rabu (26/7/2023) sekitar pukul 17.00 Wita.

Pembatalan ke luar negeri dilakukan karena mereka diduga akan bekerja non presedural, yakni tanpa dilengkapi dokumen ketenagakerjaan.

Iptu Rionson Ritonga menjelaskan, ketiga orang tersebut akan berangkat mengunakan maskapai penerbangan Air Asia dengan tujuan Kuala Lumpur (Malaysia) dan tujuan akhir Phnom Penh (Kamboja).

“Di Kamboja mereka akan bekerja sebagai admin judi online, di mana segala pembiayaannya ditanggung oleh seseorang yang berinisial R di Kamboja,” tuturnya.

Dijelaskan, R dengan ketiga orang tersebut sudah saling kenal karena dulunya sudah pernah bekerja di Kamboja.

Terkait dengan dugaan salah satu dari ketiga WNI ini masuk dalam grup media sosial “Telegram Jual Ginjal”, Iptu Rio menjelaskan bahwa belum ditemukan bukti kuat yang mengarah kesana. 

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan terhadap ketiganya, mereka mengaku tidak pernah masuk grup ataupun join di Grup Jual Ginjal seperti informasi yang beredar belakangan ini.

“Jadi hal ini untuk meluruskan informasi yang beredar dan berdasarkan pengakuannya mereka tidak ada keterkaitan dengan grup tersebut. Tetapi penyidik akan tetap mencoba mendalami lagi kebenaran informasi tersebut, yaitu dalam penyidikan nantinya,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, terkait dengan proses pemulangan ketiga warga Jakarta ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak BP3MI Bali.  

“Koordinasi yang intensif telah kami lakukan dengan petugas BP3MI Provinsi Bali untuk proses pemulangan mereka ke daerah asalnya,” kata Iptu Rio. (agw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.