Beritabalionline.net – Kasus gigitan anjing rabies di Gianyar kembali terjadi. Kali ini, sekeluarga terdiri dari empat orang digigit anjing rabies di lingkungan Banjar Puseh, desa Ketewel, kecamatan Sukawati, Gianyar. Kejadian itu terjadi pada Kamis lalu (24/8/2023).
Dari informasi yang dihimpun, empat orang yang menjadi korban gigitan itu terdiri dari mertua, menantu hingga cucu. Parahnya lagi, korban menantu mendapatkan gigitan pada bagian mulut atau bibir. Sedangkan mertua dan cucu mendapat gigitan pada bagian kaki.
Kepala UPT Keswan yang membawagibl wilayahi Kecamatan Sukawati drh Nyoman Arya Dharma menjelaskan anjing tersebut merupakan milik keluarga itu sendiri. “Anjing dilepasliarkan. Umur anjing 2 tahun cuma mereka lepasliarkan. Sebelumnya anjingnya biasa saja. Namun kemungkinan sempat kontak dengan anjing liar,” katanya Senin (28/8/2023).
Dijelaskannya, kejadian itu terjadi di sekitar rumah para korban. Usai anjing gila itu menggigit para korban, petugas langsung bergerak melakukan observasi. Dari hasil uji sample di laboratorium yang diambil dari otak anjing, akhirnya diketahui jika anjing itu ternyata positif rabies.
“Semua korban sudah mendapat VAR di UPTD. Kesmas I Kecamatan Sukawati. Mereka semua kondisinya baik,” imbuhnya.
Dikatakannya bahwa usai peristiwa itu, petugas menelusuri anjing-anjing sekitar lokasi yang diduga pernah berkontak langsung dengan anjing rabies itu.
Setelah itu, anjing-anjing tersebut langsung dilakukan eliminasi. Sementara untuk Selasa (28/8/2023), petugas akan melanjutkan proses vaksinasi anjing dan kucing di kawasan tersebut untuk mencegah penularan rabies. (rdb)







