DPRD Klungkung Kritik Proyek Lapangan Pau Terkesan Dipaksakan

oleh
oleh
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau pengerjaan proyek Lapangan Pau di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan. (FOTO: Humas Klungkung)

Beritabalionline.net – Wakil Komisi III DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata menyoroti pengerjaan  proyek Lapangan Pau di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan tidak maksimal dan terkesan dipaksakan karena dari awal kondisi lapangan masih bagus dan bisa digunakan namun justru menjadi skala prioritas hingga menelan anggaran 1,2 miliar.

“Sebenarnya dari awal saya sudah sempat pertanyakan kepada Kepala Baperlitbang dan Camat, kenapa bisa Lapangan Pau menjadi skala prioritas? Padahal kondisi lapangan Pau masih bagus, masih bisa digunakan dan tidak hancur, Padahal masih banyak usulan di desa yang masuk skala prioritas tidak terakomodir dalam Musrenbang Kecamatan, “ kata Wayan Buda Parwata, Senin (11/9/2023).

Dengan melihat proyek Lapangan Pau saat ini, Buda Parwata berharap agar Pemkab lebih cermat lagi melakukan perencanaan. Paling tidak harus mengakomodir usulan dari desa yang menjadi skala prioritas. Apalagi sampai memaksakan sebuah pembangunan yang tidak menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Untuk apa moles dan menyulap sesuatu yang sudah ada. Hal ini tentu akan menyakiti perasan usulan dari desa. Paling tidak dengan anggaran Rp 1,2 miliar (proyek Lapangan Pau), lima atau delapan desa kecipratan anggaran, walaupun tidak banyak,” kritik Buda Parwata.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, proyek Lapangan Pau di Desa Tihingan juga sempat membuat kecewa Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Apalagi setelah melihat langsung kondisi di lapangan, proyek lapangan yang dibangun berstandar nasional ini kurang maksimal. Seperti halnya pada rumput di lapangan yang terlihat jarang dan tidak merata karena kurang pemeliharaan, sehingga Lapangan Pau justru ditumbuhi rumput liar.

Selain itu, tutup got juga dikerjakan seperti asal-asalan. Karena tak sedikit yang sudah patah. Padahal proyek yang menelan dana miliaran tersebut masih dalam masa pemeliharaan. Atas temuan tersebut, Suwirta langsung memerintahkan Camat Banjarangkan, Dewa Made Aswin segera memanggil pihak rekanan.

“Proyek ini merupakan tanggung jawab rekanan karena masih dalam proses pemeliharaan. Jadi harus diselesaikan permasalahan tersebut,” kata Suwirta. (yaw)Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau pengerjaan proyek Lapangan Pau di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan.(FOTO: Humas Klungkung).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.