Beritabalionline.net – Bunda PAUD Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta melaksanakan monitoring di TK Negeri Pembina Bangli, Jumat (15/9/2023). Turut hadir Ketua GOW Kab.Bangli Ny. Suciati Diar, Ketua DWP Kabupaten Bangli Ny. Ida Ayu Suardini Giri Putra, Plt. Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali dr. Dewa Gede Basudewa, Kepala Dinas Disdikpora Kabupaten Bangli, Kepala TK Pembina Negeri Bangli, Bunda PAUD Kecamatan Bangli dan Kelurahan Kubu, serta orang tua siswa.
Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Bangli
Ni Made Sri Astuti Nugraha, S.Pd AUD., M.Pd dalam laporannya menyampaikan, tahun ini pihaknya memiliki 50 orang anak yang terbagi menjadi 1 klp A serta 2 rombel Klp 2, untuk layanan deteksi dari tumbuh kembang anak dan tes kecerdasan diberikan oleh Tim RSJ Provinsi Bali.
“Kami sudah melaksanakan MoU yang sudah berjalan dua tahun, upaya ini kami lakukan dalam memberikan layanan kesehatan sebagai salah satu indikator dari layanan PAUDHI untuk menuju PAUD yang berkualitas. Hasil tes yang kami lakukan hari ini kami jadikan assessment diagnostik dalam merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan potensi anak, sebagai Implementasi pelaksanaan kurikulum merdeka,” katanya.
Plt. Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali dr. Dewa Gede Basudewa menyampaikan deteksi dini tumbuh kembang anak penting dilakukan guna mengetahui pertumbuhan anak baik itu mental, sikap, perbuatan yang merupakan suatu tugas orang tua, pendidik dan masyarakat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak sesuai dengan kemampuan yang dibawa anak sejak lahir sehingga anak menjadi cerdas dan sehat, namun harus selalu dipantau melalui deteksi dini tumbuh kembang anak secara rutin dan teratur agar tidak terlambat apabila terjadi masalah dengan tumbuh kembang anak.
Sementara Bunda PAUD Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya Program Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi diharapkan dapat membangun kemampuan pondasi anak secara holistik dengan bertahap dari jenjang PAUD sampai SD kelas Awal.
Dia menghimbau kepada para pengelola dan pendidik PAUD agar dapat menjadikan sekolah sebagai taman bermain yang menyenangkan bagi anak – anak supaya terjalin kerja sama yang baik antara guru dengan orang tua anak, karena keberhasilan seorang anak di PAUD merupakan tolak ukur kehidupan anak. Anak menjadi sehat , kuat, cerdas dan berprestasi, pada masa-masa usia dini anak-anak kita bisa selaras dan berkesinambungan demi masa depan yang lebih baik,” harap Sariasih. (rls/tik)







