Beritabalionline.net – Persiapan Tim Mobile Legends Esi Bali selama sekitar dua bulan rupanya tidak sia-sia. Upaya kerja keras yang dilakukan membuahkan hasil dengan lolosnya Tim Esports Esi Bali ke ajang PON XXI 2024 di Sumatera Utara.
“Atas dukungan semua pihak, mulai dari Pemprov Bali khususnya KONI Bali, pengurus Esi Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota yang telah mengirimkan tim player terbaiknya untuk mengikuti Kualifikasi Pra PON XXI Aceh – Sumut selama dua bulan, berhasil lolos meraih tiket menuju PON XXI”, terang Yuda Mahendra selaku Head Coach saat ditemui di Sekretariat Cabor Esi Bali, Renon, Denpasar, Senin (18/9/2023)
Yuda yang sudah kenyang berpengalaman di dunia esports mengatakan, Tim Esports Bali Divisi Game Mobile Legends (ML) yang sudah dipersiapkan sejak bulan Juli – September 2023 yang pada 17 September lalu bertanding pada babak kualifikasi Pra-PON XXI berhasil mengalahkan Tim ML Provinsi DKI Jakarta di babak knock-out 8 besar dengan skor 2-0 , kemudian di semifinal berhasil menekuk Tim ML NTB dengan skor 2-0 . Namun di fase Grand Final , Tim Esports Bali arus mengakui keunggulan Tim ML Prov. Jawa Barat dengan skor 2-1.
Dengan demikian, maka Tim Esports Bali berhak melaju pada ajang PON XXI 2024 mendatang setelah keluar sebagai runner-up pada babak kualifikasi dan berharap kontingen cabor Esports dari Tim Mobile Legends meraih emas, tambah Yuda yang juga Kepala Bidang Organisasi Esi Bali yang saat ini menangani Atlet Esports Bali.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh AA Gde Harya Putra selaku Manager Team Esports Bali yang juga menjabat Ketua Harian Pengprov Esi Bali. KONI Provinsi BALI sangat mendukung penuh atas persiapan Atlet Esports Bali yang bertanding pada Babak Kualifikasi PRA PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan yang hadir pada acara gathering atlet Esports Provinsi Bali pada 10 September 2023, selain mensuport persiapan atlet, juga menyampaikan harapan untuk cabor Esports bisa menjadi salah satu cabor pendulang emas tambahan bagi Bali, karena potensi atlet yang masih muda.
“Dengan jam terbang yang tinggi membuat kami optimis bisa membawa pulang medali untuk Kontingen Bali pada PON mendatang,” demikian Oka Darmawan. (rls/ssd)






