Beritabalionline.net – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja Denpasar menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk memberikan pelayanan cek kesehatan gratis kepada 439 orang. Program bakti sosial ini digelar pada Minggu (24/9/2023) di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
Saking antusiasnya warga rela antre. Mereka terlihat cukup sabar menunggu giliran dengan tertib untuk mendapat pemeriksaan secara cuma-cuma tersebut.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan rencana pelantikan pengurus SMSI Bali periode 2023-2028 yang akan berlangsung pada 19 Oktober mendatang ini, sebelumnya diawali dengan jalan santai di Lapangan Niti Mandala Renon, dilanjutkan dengan Senam Sehat Jiwa Raga.
Selain diikuti warga, kegiatan ini juga menarik perhatian mantan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika dan sejumlah pejabat yang ada di lingkungan Pemprov Bali, serta kalangan instansi swasta seperti Ketua Kadinda Bali, pejabat Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, pihak RSU Puri Raharja, dan instansi swasta lainnya termasuk mantan Ketua BPD PHRI Bali, I Gede Wirata.
Kegiatan yang digelar secara maraton mulai Minggu, 17 September 2023 melalui kerja sama SMSI dengan RSU Bhakti Rahayu, Denpasar. Selanjutnya, kegiatan kedua digelar pada Minggu, 24 September 2023 dengan menggandeng RSU Puri Raharja.
Pemeriksaan kesehatan gratis bersama RSU Puri Raharja meliputi, pemeriksaan tensi darah, gula darah dan pemeriksaan kolesterol. Kegiatan itu juga dirangkai dengan senam lansia yang digelar di Lapangan Puputan Renon, Denpasar.
Direktur RSU Puri Raharja dr. Gede Bagus Darmayasa, MM.M.Repro. mengatakan, checkup kesehatan sangat penting dilakukan oleh masyarakat untuk memahami metabolisme tubuh dan gangguan yang terjadi.
Ia menyarankan, pemeriksaan kesehatan setidaknya dilakukan setahun sekali atau 6 bulan sekali. Sehingga, jika ada gangguan kesehatan dapat ditangani sejak dini.
“Kolesterol salah satu penyebab penyakit serius, karena bisa merembet ke ginjal sehingga akan menimbulkan efek samping yang tidak baik,” kata dr. Bagus, yang juga mantan Ketua IMI Bali ini.
Dengan pelayanan kesehatan cuma-cuma di tempat publik, akan memberikan kemudahan untuk masyarakat untuk mengakses layanan lebih mudah dan cepat. Menurutnya, masyarakat dengan segala kesibukannya bisa jadi memiliki sedikit waktu untuk memperhatikan kesehatannya.
“Nah, di sini kita fasilitasi checkup kesehatan gratis untuk semua masyarakat yang tengah beraktifitas olahraga di lapangan Renon,” terang dr Bagus.
Di usia di atas 40 tahun, kondisi kesehatan akan lebih mudah rentan terganggu di tengah tekanan pekerjaan yang tinggi. Ia juga mengingatkan dan mengimbau, profesi dengan tekanan pekerjaan tinggi seperti wartawan, harus lebih memperhatikan faktor kesehatannya.
“Kadang-kadang lupa menjaga kesehatan. Seperti teman-teman wartawan harus menyelesaikan deadline sampai malam bisa berpengaruh terhadap gangguan organ dalam misalnya, Hepatitis, tiba-tiba saja sudah muncul tanda-tanya penyakit, itu yang harus dijaga,” saran dr Bagus.
Menurut dr Bagus, pada pemeriksaan kesehatan ini, keluhan yang umum dirasakan masyarakat adalah tekanan darah tinggi dan kadar gula darah. “Beberapa pasien juga ada yang dirujuk untuk pemeriksaan mendalam karena tensi dan gula darah yang melebihi ambang batas normal,” tutupnya. (*/sas)








