Beritabalionline.net – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bangli yang dipimpin langsung Ny. Sariasih Sedana Arta melaksanakan kegiatan menyapa warga dan berbagi sembako di seluruh desa di Kabupaten Bangli.
Diawali dari Desa Awan, Kecamatan Kintamani pada Senin (23/10/2023), program menyapa dan berbagi tersebut akan dilaksanakan setiap hari hingga pada penghujung tahun 2023. Kegiatan menyasar semua desa yang ada di Kabupaten Bangli, meliputi empat kecamatan, yakni Kecamatan Kintamani, Tembuku, Susut dan Bangli.
Masyarakat yang berhak menerima bantuan berupa 1 paket sembako dalam program menyapa dan berbagi di Desa Awan ini adalah masyarakat penyandang disabelitas, kader PKK kurang mampu, ibu hamil KEK, balita kurang gizi, dan lansia dengan jumlah 50 orang penerima.
Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli, Camat Kintamani, Ketua TP.PKK Kecamatan Kintamani, Perbekel Desa Awan serta kader PKK Desa, juga dirangkaikan dengan bimtek administrasi 10 program pokok PKK dari TP. PKK Kabupaten Bangli kepada tim penggerak PKK desa/kelurahan dan Kader PKK di Kabupaten Bangli yang akan mengikuti lomba desa tahun 2024.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukakn sosialisasi tentang bahaya rabies dari Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli I Wayan Sarma, serta sosialisasi tentang jaminan sosial, kesehatan, dan sosialisasi tentang perlindungan anak dari Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, I Wayan Jimat.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, program menyapa dan berbagi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh TP. PKK Kabupaten Bangli. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bangli melalui TP. PKK kepada masyarakat penyandang disabelitas, kader PKK kurang mampu, ibu hamil KEK, balita kurang gizi, dan lansia.
Sariasih meyakini, dengan turun langsung menyapa masyarakat, pihaknya akan lebih banyak mendengar keluhan ataupun mendapat masukan dari masyarakat terkait permasalahan yang terjadi di tingkat desa, dan memberikan pembinaan kepada kader PKK desa terkait 10 program pokok PKK. Sehingga kedepannya program yang disusun oleh TP.PKK Kabupaten Bangli benar-benar tepat sasaran dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Sehingga kedepannya tidak ada lagi kesenjangan sosial di Kabupaten Bangli dan masyarakat dapat hidup sejahtera dan berkecukupan,” demikian Sariasih Sedana Arta. (tik)






