Dewan Klungkung Minta Pemerintah Hidupkan Kembali Suasana Goa Jepang Libatkan UMKM

oleh
oleh
Kondisi Gua Jepang di Kecamata Banjarangkan. (FOTO: BBO/Ist)

Beritabalionline.net – Anggota DPRD Klungkung, I Wayan Widiana, mendorong Pemkab Klungkung untuk menghidupkan suasana di Objek Wisata Goa Jepang, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung dengan melibatkan UMKM di Kabupaten Klungkung.

Pemkab Klungkung sudah menata goa zaman penjajahan Jepang ini pada tahun 2019 mencakup sisi pinggir dan melengkapi dengan rest area, area bermain anak, dan lainnya. Namun aktivitas di Goa Jepang masih minim.
Menurut Widiana, untuk menghidupkan kembali suasana Goa Jepang setidaknya Pemkab Klungkung membuat kegiatan setiap bulan sekali.

“Jika ada kegiatan otomatis akan ramai pengunjung,” kata politisi Gerindra asal Desa Bakas, Kecamatan Klungkung ini, Senin (1/6/2024).  Suasana rest area Objek Wisata Goa Jepang sempat menggeliat saat Festival Kuliner, Minggu 15 November 2020. Festival diisi dengan food festival berupa lomba memasak oleh PKK se-Kabupaten Klungkung, demo memasak, wisata kuliner, dan pentas band akustik. Festival dilaksanakan selama sebulan. “Kegiatan seperti itu agar kembali digelar,” pinta Widiana.

Goa Jepang merupakan saksi bisu era penjajahan Jepang sehingga dikenal
dengan Goa Jepang. Hingga kini Goa Jepang masih terlihat alami. Namun karena berada di pinggir jalan raya, tebing goa kerap terkikis longsor. Seperti diberitakan sebelumnya Pj. Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika berharap
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali bisa segera
menindaklanjuti usulan Pemkab Klungkung dalam upaya penanganan longsor ini.

Mudah-mudahan penanganan longsor tebing ini segara mendapatkan tindaklanjut dari pemerintah pusat, sehingga kelestarian Goa Jepang bisa terjaga dan terawat dengan sebaik-baiknya, ungkapnya.Terlebih di kawasan Goa Jepang merupakan kewenangan intas intansi.

Di kawasan Goa Jepang ada beberapa intansi yang memiliki
kewenangan di sana, seperti Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Dinas
Lingkungan Hidup dan Pertanahan, ujarnya. Saat ini tahap pengusulan Goa Jepang sebagai cagar budaya masih berproses.

Bahkan saat ini dalam penilitian oleh tim cagar budaya. Usulan status cagar budaya diusulkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam usulan tersebut, Pemkab Klungkung juga didampingi pihak Balai Pelestarian Kebudayaan.

Saat ini dalam proses penelitian oleh tim cagar budaya.Kami minta tim ahli buat rumusan usulan untuk Goa Jepang sebagai cagar budaya, tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.