Beritabalionline.net – Guru – guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Dames Damai, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, meneteskan air mata melihat kondisi bangunan yang sudah rusak parah akibat gempa bumi 2018 silam serta tak kunjung mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Dames Damai merupakan salah satu Sekolah Dasar terfavorit di Kecamatan Suralaga yang memiliki siswa lebih banyak. Namun semenjak kondisinya rusak parah seperti bangunan kumuh tidak di huni akibat bencana gempa bumi Tahun 2018 lalu perlahan minat anak didik yang ingin bersekolah di SDN 1 sepi peminat selama empat (4) tahun ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur sudah menegaskan Anggaranya sudah ada dan masih proses lelang. Namun sampai dengan tahun 2024 ini tak kunjung di perbaiki bahkan tidak di urus.
Sangat di sayangkan SDN 1 Dames damai ini berdiri lama sejak tahun 1980 kini menjadi bangunan kumuh. Guru – guru hanya duduk menesteskn ari mata memandang bangunan sekolah yang tidak terurus dan tidak ada siswanya.
“Kita di sekolah ini tidak ada muridnya di tahun 2024 ini karena bangunan belum di bangunan,”ucap, Taofik, salah seorang Guru SDN 1 Dames Damai,28/07/2024.
“Pihak sekolah tetap membuka bagi siswa dan siswi yang akan masuk ke sekolah namun tidak ada yang masuk. Kita sosialisasikan ke masyarakat namun masyarakat tidak mau memasukkan anak nya sekolah karena hawatir bagunan dan tempat belum, bagaimana bisa nyaman juga belajar,” Katanya.
“ Kami dari guru- guru SDN1 Dames Damai hanya duduk meneteskan air mata melihat bangunan sekolah yang tak kunjung di bangun,” Ujaranya,
Taofik sambil meneteskan air mata. Masih kata Muhammad Taofik, sebelumnya sekolah ini sudah pernah diajukan untuk diperbaiki oleh Pemerintah Daerah, bahkan juga ke Kepala Dinas Dikbud juga kami sudah berkomunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Namun sampai saat ini belum ada kepastian untuk di perbaiki. “Itu beberapa upaya yang sudah kami tempuh namun pihak terkait meminta kami untuk menunggu dilakukan perbaikan hingga saat ini, ”Pintanya.
Taofik berharap proses perbaikan pada sekolahnya dapat segera dilakukan dan mengharapkan pemerintah sebagai leading sektor tanggap dan cepat sesuai jargon yang di usung sekarang yakni “Lombok Timur yang Berkemajuan,” pungkasnya. (hrl)






