Beritabalionline.net – Tim SAR gabungan masih menggelar operasi pencarian remaja asal Prancis, Stein (15) yang hilang usai terjatuh saat mendaki Gunung Batukaru, Tabanan.
“Operasi SAR ke 3 yang digelar kemarin hari Rabu kemarin belum membuahkan hasil, sehingga hari ini pencarian kembali digelar,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Nyoman Sidakarya, Kamis (29/8/2024) di Denpasar.
Dalam pencarian sebelumnya, 13 Tim SAR terdiri dari 6 orang Basarnas, 4 personel Sabhara Polda Bali, 3 Bhuana Bali Rescue dan 5 orang pemandu menyisir sekitaran lokasi korban dilaporkan jatuh.
Karena hingga sekitar pukul 17.20 Wita korban belum ditemukan, Tim SAR gabungan berkumpul di Posko Desa Karya Sari dan menyepakati menghentikan operasi pencarian.
Kejadian bermula ketika Stein (15) bersama tiga orang kerabatnya memulai mendaki dari Pura Malen Pujungan, Buleleng, Minggu (25/8/2024) sekitar pukul 10.00 Wita.
Ketika di ketinggian 1.600 Mdpl, Stein dan seorang kerabatnya terperosok sekitar pukul 20.00 Wita. Mereka pun terpisah di tengah kegelapan malam.
“Salah satu korban berhasil menyelamatkan diri dengan menyusuri aliran sungai hingga tiba di Desa Blimbing, Tabanan,” beber Sidakarya.
Dari keterangan korban selamat, ia sempat berkomunikasi dengan Stein. Namun setelah itu ia sudah tidak lagi mendengar suara bocah yang tinggal sementara di vila sekitar Tabanan ini. (agw)








