Pasang Tarif Rp7,8 Juta Sekali Kencan, Imigrasi Pulangkan PSK Asal Brasil

oleh
oleh
Perempuan warga negara Brasil dideportasi karena menjadi PSK di Bali. (FOTO: BBO/Ist)

Beritabalionline.net – Wanita warga negara Brasil berinisial AGA (34) dipulangkan paksa ke negaranya karena kasus pelanggaran izin tinggal serta menjadi pekerja seks komersial (PSK) di Bali.

“Pelanggaran izin tinggal dan keterlibatan dalam kegiatan ilegal seperti prostitusi tidak dapat ditoleransi, sehingga orang asing tersebut dideportasi,” kata Kepala Rumah Detensi (Rudenim) Denpasar Gede Dudy Duwita, Jumat (29/11/2024) di Denpasar.

Dirinya menerangkan, perempuan asal Brasil ini masuk ke Bali pada 25 Oktober 2024 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dengan Visa Kunjungan yang berlaku selama 30 hari. Kala itu ia mengaku datang untuk berlibur.

Namun berdasarkan pengawasan keimigrasian oleh Bidang Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, ia dideteksi melakukan aktivitas mencurigakan melalui komunikasi digital yang terkait dengan kegiatan ilegal.

Pada 13 November 2024, AGA ditangkap di sebuah vila di Seminyak, Kuta, Badung. Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan paspor, satu alat kontrasepsi serta mata uang dalam pecahan dolar Australia dan Euro.

Meski sempat menyangkal, AGA akhirnya buka mulut dan mengakui menjadi PSK. Ia juga mengaku berkomunikasi dengan pelanggannya melalui pesan WhatsApp.

Sekali kencan, AGA yang di negaranya berprofesi sebagai pengacara ini mematok tarif sebesar Rp7,8 juta. Uang tersebut digunakan memenuhi biaya hidupnya di Bali.

Dudy mengatakan, usai diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, AGA diserahkan ke Rudenim Denpasar pada 19 November 2024 untuk diproses pendeportasiannya lebih lanjut.

“Dan pada 28 November 2024, AGA dideportasi ke Brasil melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan pengawalan petugas Rudenim Denpasar,” jelasnya. (agw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.