Beritabalionline.net – Proses evakuasi perempuan bernama Desima Christina Renta Damanik (48) pengemudi mobil Dahiatsu Agya yang tertimpa pohon perindang di Jalan Raya Kuta, Badung berlangsung dramatis.
“Proses awal di mana petugas PLN memutus jaringan kabel dan dilanjutkan oleh petugas BPBD untuk memotong batang pohon kayu,” kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi saat dihubungi, Sabtu (22/3/2025).
Dikarenakan pohon perindang yang roboh berukuran cukup besar, petugas butuh waktu cukup lama untuk bisa memotongnya dengan menjadi beberapa bagian.
Setelah batang pohon jenis santan tersebut berkurang, giliran personel SAR Sabhara Polda Bali turun tangan untuk memotongan bagian kap kendaraan.
Proses ini dilakukan dengan cukup hati-hati. Kurang lebih satu jam, korban yang saat itu masih duduk di kursi kemudi dapat dikeluarkan dengan keadaan sudah meninggal dunia.
“Korban memakai celana panjang warna krem, baju kaos wana abu-abu, pada paha kiri terdapat bercak darah,” jelas AKP Ketut Sukadi.
Kasihumas mengatakan, pohon perindang yang tumbang lantaran kondisi akarnya tidak kuat menopang batang dan daunnya sangat rimbun, serta saat kejadian sedang berlangsung hujan lebat disertai angin kencang.
Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula ketika korban yang beralamat TKP di Jalan Rusun Guru PNS, Blok B1, Pondok Bambu Duren Sawit, Jakarta Timur ini hendak makan siang bersama anaknya bernama Kevin Renner Totouta Purba (10).
Naas, saat melintas di Jalan Raya Kuta, tiba-tiba mobil yang ditumpangi keduanya tertimpa pohon perindang berukuran besar. Anak korban yang duduk di bangku belakang berteriak minta tolong.
Beberapa menit kemudian warga sekitar berdatangan dan menyelamatkannya. Setelah itu datang petugas kepolisian, BPBD dan petugas lain untuk mengevakuasi korban. (agw)







