Beritabalionline.net – Karyawan JNT Expedisi bernama Gilang Try Anggara (27) mengalami luka usai ditebas dengan parang di Jalan Serma Repot No. 7, depan Kantor Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat.
“Korban mengalami luka robek pergelangan tangan kiri karena berusaha menangkis saat ditebas,” kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Jumat (25/4/2025) di Denpasar.
Awal kejadian di mana korban yang sedang berada di TKP didatangi pelaku bernama Dem Yoseph Mulait (23), Senin (21/4/2025) sekitar pukul 17.00 Wita.
Pelaku yang juga merupakan karyawan JNT Exspedisi langsung duduk tidak jauh dari korban. Karena saat pelaku terlihat dalam kondisi mabuk, korban menyuruh pulang.
“Pelaku berjalan pura-pura pulang, namun setelah itu menyerang korban dari arah belakang sehingga terjadi perkelahian,” beber Sukadi.
Setelah berkelahi keduanya berdamai. Pelaku bahkan sempat berbicara dengan pemilik tempat bernama Ali (39) dan kemudian berjalan menuju warung Nasi Padang.
Di warung tersebut pelaku membeli nasi dan mengambil parang yang dipajang di atas meja kasir. Pelaku kemudian kembali mendatangi korban dan langsung menyerang.
Korban sempat melawan dengan menangkis sehingga tangannya luka. Usai menyerang pelaku melarikan diri, sedangkan korban dengan diantar temannya menuju rumah sakit.
Polisi yang menerima laporan datang. Beberapa jam kemudian, pelaku asal Timika, Papua ini dapat ditangkap dan dibawa ke Polsek Denpasar Barat.
“Pelaku menyerang korban karena kesal dan tidak terima setelah disuruh pulang lantaran saat itu datang terlambat serta dalam kondisi mabuk,” tutur Kasihumas. (agw)






