Beritabalionline.net – Generasi muda Bangli diharapkan bijak menggunakan media sosial (medsos) dan bertanggung jawab dalam penggunaaanya.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, saat memimpin apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bangli, Selasa (20/5/2025).
Dalam kesempatan tersebut, mantan Ketua DPRD Bangli ini juga menegaskan, digital menawarkan banyak peluang bagi anak muda, mulai dari belajar, berkarya, hingga mengembangkan bisnis.
Di mana anak muda dapat memanfaatkan platform online untuk berbagi pengetahuan, membangun personal branding, dan bahkan menghasilkan uang melalui berbagai proyek kreatif dan bisnis digital.
Karenanya anak muda diharapkan bijak dan bertanggungjawab dalam bermedsos.
“Jaga etika berkomunikasi, serta menyebarkan informasi yang benar,” ujarnya.
Disampaikan pula, Kebangkitan Nasional merupakan titik awal bagi Bangsa Indonesia untuk bangkit dan memiliki jiwa nasionalisme, rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi.
“Kami berharap ASN di Pemkab Bangli bisa meneladani semangat kepahlawanan Budi Utomo, agar apa yg menjadi tugas mereka bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” lanjutnya. Dalam apel juga diisi pembacaan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Meutya Hafid.
Disebutkannya, di 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran, langkah-langkah dasar telah dimulai.
Di bidang sosial, lebih dari 3,5 juta anak menikmati makanan bergizi gratis untuk masa depan yang lebih baik.
Di bidang kesehatan, lebih dari 777. 000 orang mendapatkan manfaat pemeriksaan kesehatan gratis dengan akses yang lebih mudah melalui teknologi digital. Di bidang ekonomi, Danantara Investment Agency dibentuk untuk mengelola kekayaan Nasional ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, pemerintah juga fokus pada pengembangan pelatihan vokasi dan keterampilan digital untuk menjawab tantangan transformasi digital, termasuk pendirian AI Centre of Excellence di Papua.
“Kebangkitan yang kokoh berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan. Mari melangkah bersama menuju Indonesia maju, lebih kuat, adil dan beradab,” kata Meutya. (yaw)








