Beritabalionline.net – Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), secara resmi dilaunching di kabupaten Bangli, Selasa (20/5/2025).
Hanya saja, kali perdana pelaksanaan MBG ini, baru bisa menyasar sebanyak 1.302 siswa sekolah mulai tingkat PAUD, TK, SD dan SMP di kecamatan Tembuku yang dipusatkan di SMPN 1 Tembuku. Tampak para siswa begitu antusias mendapat program MBG. “Menu makannya lumayan enak. Jadi bisa lebih hemat bekal nih,” celetuk salah satu siswa.
Dalam pelaksanaan program MBG tersebut, tampak dihadiri langsung oleh Dandim 1626/Bangli, Kapolres Bangli, Ketua DPRD Bangli, jajaran kecamatan Tembuku dan berbagai instansi terkait lainnya.
Saat itu Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika menyampaikan pihaknya sangat mendukung pelaksanaan MBG yang merupakan prongram strategis nasional dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Program MBG ini dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan gizi generasi muda yang berimbas pada terciptanya generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh pihak mampu bekerjasma sehingga pelaksanan MBG dari hulu ke hilir sesuai dengan harapan. Sedangkan untuk pelaksanaan MBG di kecamatan yang lain, kata dia, masih menunggu kesiapan masing masing dapur umum dan arahan pusat. “Kami harapkan program MBG ini bisa segera terlaksana di seluruh Bangli, ” tandasnya.
Sementara Humas Dapur umum SPPG Penida, I Dewa Ketut Adnyana memastikan dalam memproduksi menu sudah sesuai SOP dan prosedur yang jelas. Sehingga menu yang distribusikan baik dari kandungan gizi keshatannya sudah di jamin.
“Untuk menu MBG kami melibatkan ahli gizi dan relawan yang berkompoten di bidangnya. Sehingga takaran dan gizi yang terkandung didalamnya betul-betul diawasi oleh pihak yang berkompeten,” jelasnya.
Untuk kelanjutannya, pihaknya tetap berharap kerjasama seluruh pihak agar program MBG di kabupaten Bangli secara keseluruhan bisa berjalan lancar. “Melalui pelaksanaan MBG ini, kita semua tentu berharap program nasional untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas dan berkualiats bisa segera terwujud untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045,” pungkasnya. (yaw)






