BADUNG, BERITABALIONLINE.net – Cabang olahraga karate telah menuntaskan dua hari pertandingan dengan total medali emas yang telah dikeluarkan sebanyak 10 medali emas, dari 17 nomor yang dipertandingan di Porprov Bali 2025. 10 medali emas tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota.
Tim Karate Denpasar memimpin klasemen sementara dengan 4 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Buleleng posisi kedua dengan 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Posisi ketiga dihuni Badung dengan 2 emas, 1 perak dan 4 perunggu.
Dua emas lainnya diraih Gianyar yang berada di posisi keempat dengan tambahan 1 perak dan 2 perunggu. Lalu posisi lima besar Klungkung yang mengantongi 1 emas, 1 perunggu.
Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Sensei Putu Chris Budi Setiawan kepada RRI Jumat, (12/9/2025) hingga hari kedua pertandingan berjalan lancar.
“Pertandingan berjalan cukup lancar, bahkan bila situasi ini berlangsung hingga hari terakhir, saya menilai ini pelaksanaan pertandingan terbaik dari Porprov-porprov sebelumnya. Hari pertama nomor kata 4 kelas, dan hari ini 6 kelas nomor kumite”, ujarnya.
Sensei Putu Chris Budi mengakui persaingan pada Porprov kali ini cukup sengit. Klungkung hari ini sejatinya memiliki peluang dari atlet andalannya Tiara yang notabena penghuni Pelatnas, namun dikarenakan kondisinya kurang vit, sehingga atlet yang bersangkutan tidak bisa turun bertanding membela Bumi Serombotan.
“Tiara setelah tampil membela Indonesia di AKF, memang kondisinya kurang vit, sehingga memang di sini Klungkung kehilangan satu peluang medali mereka, karena sejatinya target mereka hari ini dua medali”, ungkapnya.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga sekaligus Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali ini menambahkan cabor karate masih menyisakan 7 nomor lagi. Sabtu besok (13/9/2025) akan memperebutkan 6 kelas kumite, sedangkan hari terakhir Minggu, (14/9/2025) dikhususkan untuk nomor beregu kumite putra dan putri yang merupakan partai seru.
Meski ditengah keseruan pertandingan di arena Porprov Bali 2025, seluruh insan karate di Bali juga memanjatkan doa khusus dipimpin langsung Ketua Umum Pengprov FORKI Bali Sensei Armand Setiawan Wulianadi untuk para korban bencana banjir yang melanda Bali pada Rabu, 10 September lalu. (**)








