DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Denpasar memasang puluhan bendera bewarna merah dan merah-kuning sebagai peringatan di sejumlah pantai yang dinilai rawan ombak besar.
“Langkah ini merupakan upaya preventif untuk menekan terjadinya laka laut,” terang Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Wiastu Andre, Jumat (26/9/2025) di Denpasar.
Pemasangan bendera oleh personel Satpolair yang dipimpin Kasubnit Tindak Ipda Andhy Cahyono serta menggandeng Balawista Badung dilakukan di Pantai Mertasari Sanur, Pantai Muaya Kedonganan.
Kemudian di Pantai Samuh/Club Med Nusa Dua, Pantai Mengiat/Grand Hyatt Nusa Dua, dan Pantai Kuta depan Hard Rock Hotel.
Selain memasang bendera petugas kepolisian memberi pemahaman kepada pengunjung pantai bahwa bendera merah merupakan tanda larangan berenang karena kondisi ombak besar dan arus kuat.
Sedangkan bendera merah-kuning menandakan bahwa pengunjung boleh berenang atau bermain air, namun tetap harus berada dalam pengawasan lifeguard dan personel Polairud.
Kompol Wiastu Andre mengatakan, pemasangan bendera peringatan dilakukan berdasarkan pemetaan data kerawanan laka laut sebelumnya, terutama di pantai yang ramai dikunjungi wisatawan.
Ke depan lanjutnya, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan dengan melibatkan Dinas Pariwisata, pengusaha wisata bahari, dan desa adat setempat.
“Dengan adanya pemasangan bendera peringatan ini, masyarakat dan wisatawan diharapkan lebih memahami arti warna bendera, menaati peringatan yang dipasang, serta dapat beraktivitas di pantai dengan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya. (agw)






