DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Polsek Denpasar Timur diwarnai ketegangan setelah seorang wisatawan asing asal Somalia berinisial Sd menuduh sopir taksi online berinsial JAI telah mencuri handphone miliknya.
“Kasusnya telah ditangani langsung oleh petugas yang saat itu sedang piket,” kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol Ketut Tomiyasa, Selasa (Selasa (4/11/2025) di Denpasar.
Dari keterangan JAI, awalnya turis asing tersebut minta diantar ke Ayam Kampung Mas Budi, Ubud, Gianyar dari Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Senin (3/11/2025) sekitar pukul 20.30 Wita.
Dalam perjalanan, Sd yang dalam kondisi mabuk ini minta berhenti di sebelah barat Pasar Biaung karena ingin buang air kecil. Selesai buang air kecil, Sd masuk kembali ke mobil.
Namun tiba-tiba ia mengaku handphonenya hilang dan menuduh sang sopir telah mengambilnya. Merasa tidak mengambil, JAI mencoba memberi penjelasan.
Tak mau keributan terus terjadi, pengemudi taksi online memilih menepikan kendaraan dan mengajak Sd masuk ke sebuah warung makan di sekitar lokasi kejadian.
Setelah itu, JAI menghubungi call center 110. Beberapa saat kemudian sejumlah anggota Polsek Denpasar Timur datang.
Petugas kepolisian kemudian mengecek ulang ke dalam kendaraan dan menemukan handphone tersebut jatuh di bawah jok tempat Sd duduk.
“Handphone yang katanya hilang selanjutnya diserahkan kepada Sd. Perselisihan antara pengemudi taksi online dan WNA akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Kapolsek. (agw)






