DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Sejak dibentuk di California, Amerika Serikat pada tahun 1953, Narkotik Anonimus (NA) terus berupaya memulihkan pecandu narkoba dari berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia.
“NA mempunyai banyak anggota di seluruh dunia yang bersih selama beberapa dekade dan menjalani kehidupan produktif yang normal,” kata Nita Purna Kusuma, Public Relations Narkotik Anonimus Indonesia, Jumat (5/12/2025) di Denpasar.
Guna menyembuhkan para pemakai dari ketergantungan narkoba, organisasi berbasis komunitas nirlaba tersebut menerapkan model yang mereka sebut “12 langkah”.
Di mana anggota NA belajar dari sponsor atau anggota lain yang lebih berpengalaman bagaimana menjalani hidup tanpa narkoba dan pulih dari efeknya dengan mengerjakan 12 langkah dan 12 Tradisi NA.
“Anggota NA bebas memilih anggota NA lainnya sebagai sponsor, dan sponsor tidak dibayar untuk melakukan pelayanan ini,” tutur Nita.
Dijelaskan, program NA didasarkan pada penghentian total dari segala jenis obat-obatan. Kehadiran anggota secara teratur pada pertemuan NA memicu keinginan untuk pulih.
Termasuk mendorong pendatang (anggota) baru untuk berhenti menggunakan narkoba dan menjalankan program NA.
“Berdasarkan cerita salah satu anggota, dia menginginkan apa yang dilihat di dalam ruang pertemuan NA, tetapi dia takut kembali ke kehidupan lamanya apabila dia keluar dari methadone. Namun selama 10 bulan dia ikut pertemuan setiap harinya, dia akhirnya bersih,” ungkapnya.
Di Indonesia, NA yang sudah terdaftar sebagai badan hukum dengan Departemen Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2020, ini kerap menggelar pertemuan.
Pertemuan NA dimulai pada tahun 2000 di Jakarta dan Bali, yang kemudian berkembang dan merambah ke kota-kota di Indonesia.
“Saat ini NA telah 14 area. NA Bali dan NA Jakarta juga secara rutin menyelenggarakan konvensi NA Region dan Internasional,” beber Nita. (agw)







