BADUNG, BERITABALIONLINE.net – Ratusan personel kepolisian dari Polresta Denpasar dan Brimob Polda Bali diturunkan untuk pengamaman aksi demo yang digelar Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) di Kantor Gubernur Bali.
“Pengamanan juga melibatkan personel Satpol PP Provinsi Bali, total yang dikerahkan sebanyak 411 petugas,” kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polresta Denpasar Kompol Ketut Sukadi, Selasa (23/12/2025) di Denpasar.
Dari catatan kepolisian, demo diikuti sekitar 750 orang. Selain membawa 290 truk pengangkut sampah, mereka juga datang dengan mengendarai 100 sepeda motor.
Di depan Kantor Gubernur, massa demo yang dipimpin Ketua Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali I Wayan Suarta membentangkan berbagai poster dan spanduk.
Di spanduk ditulis “TPA DITUTUP sampah Bali pasti menumpuk wisatawan takut datang lihat sampah, di sana-sini numpuk, ekonomi akan ambruk”.
Kemudian juga ditulis “Jangan Korbankan Rakyat dan Pariwisata Bali atas nama kebijakan”, serta spanduk bertuliskan “Solusi dulu, Baru tutup !!”.
Kasihumas mengungkapkan, sebelumnya peserta aksi berkumpul di Jalan Pulau Serangan dekat TPA Suwung, Denpasar Selatan. Setelah itu massa menuju titik kumpul yakni Kantor Gubernur Bali.
Dalam orasi Wayan Suarta mengatakan bahwa mereka sudah menyampaikan berkali-kali terkait permasalahan ini dan berharap pemerintah dapat menanggapi keluhan tersebut.
Ia menambahkan, selama ini pihaknya hanya diberikan janji yang tidak jelas dan terpaksa bermalam di TPA Suwung untuk antre dan di tengah jalananan yang rusak.
“Kita murni berjuang untuk aspirasi masyarakat luas di Bali. Kalau tidak ada solusi maka akan ada dampak pada lingkungan sekitar, seperti membuang sampah sembarangan dan pembakaran dan menimbulkan polusi,” ujarnya. (agw)






