SIWO PWI Kokang Senjata Kopassus Pada Retreat Bela Negara

oleh
oleh
Menembak, salah satu kegiatan Retreat Bela Negara yang dilaksanakan Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Kegiatan ini diikuti wartawan se-Indonesia dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (FOTO: Ist)

BOGOR, BERITABALIONLINE.net – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) mendapat pengalaman berharga saat mengikuti kegiatan Retret Bela Negara Kementrian pertahanan (Kemenhan) Tahun 2026 yang diikuti wartawan se-Indonesia dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kegiatan Retret PWI ini dipimpin oleh Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dan diselenggarakan di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari 2026.

Kegiatan Retret PWI yang mengusung tema “Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional”, diikuti oleh 160 peserta yang merupakan perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi para jurnalis. Menteri Pertanian Amran Sulaiman hingga Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsoeddin menyampaikan materi soal ketahanan pangan hingga pertahanan negara.

Selama mengikuti sejumlah materi pembekalan, mulai dari wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga pengenalan dasar lingkungan militer.

Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika peserta diberi kesempatan merasakan simulasi kedisiplinan militer, termasuk pengenalan senjata secara terbatas dan terkontrol sebagai bagian dari edukasi bela negara.

Pada akhir kegiatan, para peserta Retreat mendapat kesempatan mengokang senjata Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Lapangan Tembak Pistol Bayu Aji Grup 1 Kopassus, Bogor Jawa Barat.

Tujuh pengurus Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) juga ikut kegiatan tersebut. Mereka adalah Ketua SIWO PWI Pusat Suryansyah, Muhamad Erwin (wakil ketua), Husnie (anggota), Brilian Awal (Ketua SIWO Jawa Barat), Widyo Suprayogi (Ketua SIWO DIY), Muslim (Ketua Siwo Lampung), dan Badrudin (Ketua SIWO Banten).

“Alhamdulillah berhasil menembus 5 target dari 10 tembakan,” kata Muslim.

Ketua SIWO Suryansyah menyampaikan bahwa pengalaman tersebut bukan soal kemampuan teknis, melainkan pembentukan mental dan rasa tanggung jawab sebagai warga negara.

“Kami diajak memahami arti disiplin, keteguhan sikap, dan cinta tanah air. Ini sangat relevan bagi wartawan olahraga yang sehari-hari dituntut menjunjung sportivitas dan integritas,” ujar Suryansyah.

Instruktur dari Kopassus menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bela negara, bukan pelatihan militer.

Seluruh rangkaian dilaksanakan dengan standar keamanan dan pendampingan ketat, sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman.

Bagi SIWO, Retret Bela Negara ini menjadi pengalaman unik yang memperkaya perspektif para jurnalis. Nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan nasionalisme yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara insan pers dan institusi negara dalam membangun semangat kebangsaan melalui peran masing-masing, termasuk lewat pemberitaan olahraga yang positif, berimbang, dan edukatif. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.