JAKARTA, BERITABALIONLINE.net – Pemerintah mengimbau jemaah umrah dari Indonesia yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan karena situasi tidak kondusif di kawasan Timur Tengah.
“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah untuk menunda keberangkatannya,” kata Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam siaran pers tertulis, Senin (2/4/2026).
Dirinya menegaskan bahwa langkah ini sebagai pertimbangan aspek keselamatan dan pelindungan jemaah, serta merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara.
Saat ini pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu.
Dirinya menambahkan, Kementerian Haji dan Umrah RI bersama Kementerian Luar Negeri RI terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan.
Serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), guna memastikan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan dapat tertangani dengan baik.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” bebernya. (agw)






