DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) Infrastrukur Pasif Telekomunikasi (IPT) Kawasan Sanur dipastikan telah rampung. Bahkan, telah dilakukan uji coba SJUT di kawasan Jalan Danau Tamblingan, Sanur, belum lama ini. Dengan rampungnya SJUT-IPT tahap pertama ini, nantinya penataan kabel optic milik provider ini akan berlanjut menyasar kawasan titik 0 kilometer Kota Denpasar.
Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, I Nyoman Putrawan, ST., ketika diminta konfirmasinya, Senin (9/3/2026), membenarkan jika pembangunan SJUT-IPT Kawasan Sanur sudah rampung dan sudah diuji coba. Tujuannya untuk memastikan kesiapan sistem jaringan bawah tanah yang dibangun Pemerintah Kota Denpasar melalui Perumda Bhukti Praja Sewakadarma Kota Denpasar tersebut. Namun untuk pemanfaatannya, kata Putrawan, masih menunggu regulasi, khususnya Perwali sebagaimana yang diamanatkan Perda SJUT-IPT. ‘’Dalam Perwali itu nantinya diatur besaran tarif dan sanksi bagi operator,’’ ujar Putrawan.
Dikatakan, bahwa uji coba dilakukan untuk menguji kelayakan sistem secara teknis sebelum diterapkan secara menyeluruh. Khusus untuk kawasan Jalan Danau Tamblingan saat ini tercatat sekitar 15 provider yang beroperasi. Sementara itu, kapasitas SJUT yang telah dibangun mampu menampung hingga 60 provider dalam satu jalur, sehingga masih tersedia ruang yang cukup luas bagi penambahan layanan di masa mendatang.
Terkait pentaan tahap 2 yang menyasar kawasan 0 kilometer Kota Denpasar, Putrawan mengatakan akan segera dilaksanakan. Di mana ada beberapa ruas jalan yang disasar, meliputi Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, Jalan Nangka Selatan, Jalan Surapati, Jalan Udayana, Jalan Hasanudin, Jalan Sutoyo dan Jalan Sudirman.
‘’Jika di Sanur hanya sepanjang tiga kilometer, sedangkan di kawasan pusat kota nantinya jangkauannya lebih luas atau sekitar 10 kilometer. Konsepnya tidak semua ditanam, tapi ada juga dengan pola tiang bersama,’’ tandasnya. (bbo/kar)







