BADUNG, BERITABALIONLINE.net – Perempuan warga negara Prancis berinisial MMJ (23) dan pria warga negara Italia berinisial NBS (24) diamankan petugas Imigrasi Ngurah Rai karena diduga terlibat dalam video asusila.
“Video asusila yang melibatkan keduanya sempat viral di media sosial dan platform digital lainnya,” kata Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan, Selasa (17/3/2026) di Badung.
Dalam video tersebut awalnya terlihat driver ojek online membonceng perempuan asing. Setelah itu terjadi hubungan intim antara driver ojek online dan wanita bule.
Usai viralnya video tersebut, tim Intelijen dan Penindakan Kemigrasian (Intendakim) Imigrasi Ngurah Rai melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas pelaku.
Petugas kemudian mengawasi setiap pergerakan MMJ, Jumat (13/3/2026). Di sana diketahui MMJ memajukan jadwal keberangkatannya menuju Prancis.
Yakni yang semula pada 14 Maret 2026 melalui Singapura, menjadi tanggal 13 Maret 2026 menuju Thailand. Selain itu MMJ diindikasikan mengelabui petugas.
Hal itu berdasarkan unggahan story di akun Instagram miliknya pada tanggal 13 Maret 2026, yang seolah-olah menunjukkan bahwa ia sudah berada di Pantai Patong, Phuket, Thailand.
Berdasarkan kecurigaan tersebut, petugas Imigrasi segera melakukan pemeriksaan di area Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai dan mendapati MMJ tengah bersama NBS.
“Dalam pembuatan video asusila, NBS yang berperan sebagai driver ojek online,” bebernya.
Ditambahkan, dalam pengembangan kasus ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Badung juga mengamankan satu WNA berinisial ERB (26) asal Prancis.
ERB diduga terlibat sebagai manajer sekaligus orang yang mengunggah video asusila tersebut ke platform digital konten dewasa.
Dirinya menambahkan, keberhasilan ini merupakan wujud nyata kewaspadaan dan ketelitian petugas Imigrasi Ngurah Rai di lapangan.
Meski pelaku sempat mencoba mengelabui petugas dengan mengubah jadwal penerbangan secara mendadak dan merekayasa lokasi keberadaannya di media sosial.
“Kesigapan petugas kami di Terminal Keberangkatan Internasional berhasil menggagalkan upaya keberangkatan mereka,” tegasnya. (agw)






