DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Pemkot Denpasar Kembali menggelar rapat koordinasi yang melibatkan Kaling dan Kadus Kecamatan Denpasar Selatan dan Denpasar Barat, di Ruang Mahottama Gedung Sewaka Dharma (GSD) Denpasar, Jumat (27/3/2026). Rakor yang dipimpin Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara ini membahas percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber hingga sosialisasi pengangkutan sampah berbasis teknologi.
Turut hadir Wakil Wali Kota, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Hadir pula Camat Denpasar Selatan, IB. Made Purwanasara, Camat Denpasar Barat, I Wayan Yusswara, jajaran OPD serta perwakilan instansi terkait.
Dalam arahannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan, pelibatan kaling dan kadus sangat penting karena memiliki kewenangan langsung di wilayahnya, serta berperan sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat. “Pengelolaan sampah berbasis sumber membutuhkan dukungan kaling dan kadus, baik dalam sosialisasi kepada masyarakat mau pun dalam distribusi sarana seperti bag komposter. Tanpa dukungan di tingkat akar rumput, program ini tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Denpasar telah menyampaikan berbagai program strategis pengelolaan sampah kepada kaling dan kadus untuk diteruskan kepada masyarakat. Hal ini mencakup data timbulan dan komposisi sampah, regulasi pengelolaan sampah, hingga langkah-langkah operasional di lapangan hingga sosialisai pengangkutan sampah berbasis teknologi yakni dengan masuk ke website dps.denpasarkota.go.id.
Wali Kota Jaya Negara juga mengingatkan sampah organik ditutup di TPA Suwung pada tanggal 1 April mendatang. Selain sosialisasi pemilahan sampah hingga pembagian komposter bag, kaling dan kadus juga akan membantu warga yang memiliki sampah upakara untuk menghubungi DLHK Denpasar via telepon (0361) 413930.
Pihaknya juga mengantisipasi penumpukan dan pembuangan sampah liar yang memerlukan koordinasi cepat untuk penanganan. Oleh karena itu, dalam rakor ini dijelaskan berbagai program dan antisipasi di dalam penanggulangan penumpukan sampah tersebut. Ada pun pihaknya telah mengupayakan tata kelola sampah yakni dengan sistem pelaporan permasalahan sampah terpadu satu pintu di dalam aplikasi lapor sampah yang terdapat di website dps.denpasarkota.go.id.
Di dalam aplikasi itu, masyarakat dapat melihat lokasi terdekat bank sampah mau pun TPS3R, sehingga memudahkan dalam menyalurkan dan mengelola sampah secara lebih terarah serta mendukung pengurangan timbulan sampah dari sumbernya, menampilkan sebaran lokasi laporan sampah secara transparan dan berbasis peta serta masyarakat dapat melaporkan titik permasalahan sampah secara langsung untuk ditindaklanjuti oleh petugas.
‘’Misalkan ada sampah upakara seperti ngaben, nganten, kita siapkan telepon khusus untuk sampah. Nanti kaling/kadus bisa hubungi nomor (0361) 413930 dan diambil DLHK. Selain itu, untuk penumpukan sampah juga bisa dilaporkan melalui aplikasi via website dps.denpasarkota.go.id,’’ tandasnya.
Wakil Wali Kota, Kadek Agus Arya Wibawa mengajak seluruh kaling dan kadus untuk selalu berkoordinasi, kolaborasi dan sinergi untuk menaggulangi permasalahan sampah tersebut. ‘’Kami berharap, melalui sinergi antara pemerintah dan perangkat wilayah, pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan optimal serta mampu mengurangi timbulan sampah secara signifikan di Kota Denpasar,’’ ujarnya. (bbo/hmsdps)








