PWI Bali Siap Gelar Konker 2026, Ini Program yang Ditawarkan SIWO

oleh
oleh
Ketua Panitia Konferensi Kerja (Konker) PWI Provinsi Bali 2026, Nyoman Winata (dua dari kanan) saat memimpin rapat persiapan Konker PWI di Gedung PWI Bali, Kompleks Nitipraja Lumintang, Denpasar, Kamis, 4 Juni 2026. (FOTO: BBO/dok. PWI Bali)

DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali siap menggelar Konferensi Kerja (Konker) 2026 sebagai agenda strategis organisasi. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Gedung PWI Bali, Kompleks Nitipraja Lumintang, Denpasar pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Dalam konferensi kerja ini, dibahas berbagai agenda penting, mulai dari laporan evaluasi program kerja tahun berjalan, penyusunan rencana kerja tahun mendatang, hingga pembahasan berbagai isu strategis terkait kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi wartawan.

Terkait hal tersebut Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Bali telah menyerahkan draf rancangan program kerja selama lima tahun ke depan kepada Ketua Panitia Konker, Nyoman Winata saat memimpin rapat persiapan Konker PWI Provinsi Bali di lantai II Gedung PWI Bali, Kamis (4/6/2026).

Ketua SIWO PWI Bali, Ida Bagus Pasma mengatakan, program kerja SIWO berfokus pada pembinaan prestasi atlet daerah, evaluasi cabang olahraga, serta penyelenggaraan ajang olahraga dan apresiasi insan pers.

“Program ini kami selaraskan dengan agenda nasional PWI Pusat,” kata Pasma yang didampingi Sekretaris SIWO PWI Bali, Dewa Sastra Dhinata.

Berikut dia memaparkan program kerja SIWO PWI Bali yang disusun untuk mendukung kemajuan olahraga daerah dan nasional. Khusus dalam hal pembinaan dan evaluasi atlet daerah SIWO PWI Bali secara rutin akan menggelar diskusi dan evaluasi pencapaian atlet muda, seperti ajang POPNAS, untuk merumuskan arah baru pembinaan olahraga terintegrasi di tingkat provinsi.

Selanjutnya bersinergi dengan pemangku kepentingan di bidang olahraga guna mendorong kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, sekolah, dan induk cabang olahraga agar pembinaan atlet muda tetap berjalan beriringan dengan pendidikan akademis.

Ditambahkan oleh Sekretaris SIWO PWI Bali, Dewa Sastra Dhinata, program lainnya adalah SIWO juga akan menyiapkan dan menyeleksi atlet dari kalangan jurnalis untuk berlaga di ajang olahraga antardaerah tingkat nasional, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.

“Kami juga memprogramkan memberikan apresiasi (SIWO Award) kepada insan olahraga di tingkat provinsi, kabupaten/kota yang berprestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bali. Kategori yang diberikan mencakup atlet terbaik, pelatih, dan cabang olahraga terfavorit, hingga kepala daerah yang peduli terhadap perkembangan dunia olahraga di Bali” terangnya.

Juga menyelenggarakan diskusi publik dan forum seperti Sport Tourism serta bimbingan teknis guna meningkatkan kualitas dan kompetensi jurnalis olahraga di era digital, imbuh Sastra, pemilik KM Koran Metro yang juga Pemimpin Redaksi Beritabalionline.net.

Sementara itu, Ketua Panitia Konker PWI Bali 2026, Nyoman Winata menjelaskan, Konferensi Kerja PWI Bali kali ini mengusung tema “Pers Profesional, Kuat dan Berdaulat”.

Dijelaskan, konferensi kerja ini sebagai bentuk refleksi untuk menuju organisasi wartawan yang terus maju dan berintegritas. “Forum ini menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan anggota untuk mengevaluasi kinerja serta menyusun langkah strategis ke depan,” ujar Winata yang didampingi Sekretaris PWI Bali, Joni Suwirya dan Bendahara PWI, Ari Teja.

Sebelumnya, Ketua PWI Provinsi Bali, Made Dira Arsana mengatakan, penyelenggaraan konferensi kerja penting untuk menyusun program kerja strategis, mengevaluasi kinerja, dan menjaga kebersamaan anggota.

“Konferensi kerja menjadi ajang krusial untuk membahas program besar dalam periode tugas selanjutnya. Selain juga menjadi momentum refleksi dan evaluasi kerja untuk ke arah yang lebih baik lagi,” kata dia.

Ditambahkan bahwa konferensi kerja ini bukan sekadar rutinitas organisasi semata. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah wadah refleksi kepengurusan.

​”Karena organisasi yang sehat adalah organisasi yang mau mengevaluasi dirinya. Kami berharap hasil dari konferensi kerja ini nantinya dapat melahirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi organisasi, tapi juga untuk pembangunan Bali ke depan,” demikian Dira yang juga Pempimpin Redaksi Harian Bali Post. (sas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.