DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud) bersama Aliansi Bali menggeruduk Gedung DPRD Bali, di Renon, Denpasar, Senin (22/6/2026) sore. Mereka datang menyampaikan aspirasi terkait berbagai isu strategis di daerah dan nasional.
Mereka diterima Wakil Ketua III DPRD Privinsi Bali, I Komang Nova Sewi Putra. Saat menerima massa aksi, Komang Nova didampingi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, I Made Supartha, serta Anggota DPRD Bali Fraksi PDI Perjuangan, Anak Agung Gede Agung Suyoga.
Dialog antara mahasiswa dan pimpinan DPRD Bali berlangsung terbuka dan kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Nova Sewi Putra menyampaikan apresiasi atas sikap mahasiswa yang memilih menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional. Menurut dia, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati.
“Kami sangat mengapresiasi semua langkah-langkah yang sudah diberikan kepada kami melalui aspirasi pada hari ini. Saya memahami apa yang diperjuangkan adik-adik mahasiswa karena saya juga pernah menjadi mahasiswa dan ikut terlibat dalam gerakan reformasi tahun 1998,” kata Nova.
Aksi yang digelar BEM Unud bersama Aliansi Bali Bergerak tersebut mengangkat berbagai isu strategis, baik yang bersifat nasional maupun daerah. Sejumlah tuntutan yang disuarakan mencakup persoalan demokrasi, tata kelola pemerintahan, kebijakan fiskal negara, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga dampak kondisi ekonomi global terhadap masyarakat.
Menanggapi tuntutan tersebut, Nova menjelaskan bahwa sebagian besar isu yang disampaikan berkaitan dengan kewenangan Pemerintah Pusat. DPRD Bali, kata dia, memiliki fungsi pengawasan dan penyampaian aspirasi, namun tidak memiliki kewenangan untuk mengubah kebijakan yang telah ditetapkan secara nasional.
“Kalau kita bicara masalah MBG, APBN, fiskal, maupun kenaikan dolar, itu semua merupakan kebijakan yang dibuat Pemerintah Pusat. Kami di daerah hanya menjalankan dan mengawasi pelaksanaannya, tetapi tetap berusaha menyuarakan aspirasi masyarakat Bali,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrat asal Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng itu juga menegaskan bahwa dirinya memahami berbagai kesulitan yang masih dihadapi masyarakat karena berasal dari keluarga petani. Pengalaman hidup tersebut, menurut Nova, menjadi motivasi untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui lembaga legislatif.
“Saya berasal dari Busungbiu, Buleleng. Kakek saya petani, bapak saya juga petani. Saya memahami kondisi masyarakat yang masih banyak mengalami kesulitan. Tujuan kami di DPRD sama, yakni memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap aspirasi yang disampaikan mahasiswa, Nova memastikan seluruh tuntutan akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait di tingkat nasional. Selain melalui mekanisme kelembagaan DPRD Bali, aspirasi tersebut juga akan disampaikan melalui jalur politik masing-masing fraksi yang ada di DPRD Bali.
Ia menyebutkan bahwa seluruh fraksi, termasuk PDI Perjuangan, Gerindra-PSI, Golkar, serta Demokrat-NasDem, akan ikut menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinan partai di tingkat pusat. Di samping itu, DPRD Bali juga akan mengirimkan dokumen tuntutan secara resmi kepada DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri.
“Hari ini tuntutan ini saya terima. Kami akan meneruskan kepada pimpinan pusat melalui seluruh fraksi yang ada di DPRD Bali. Selain itu, secara kelembagaan kami juga akan menyampaikan tuntutan ini kepada DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri,” janjinya.
Pada kesempatan yang sama, Nova mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib, aman, dan damai. Ia berharap mahasiswa tetap menjaga semangat demokrasi melalui cara-cara yang konstitusional dalam menyampaikan kritik maupun tuntutan kepada pemerintah.
Usai menyampaikan orasi dan berdialog dengan pimpinan DPRD Bali, perwakilan mahasiswa menyerahkan dokumen berisi sejumlah tuntutan kepada DPRD Bali. Dokumen tersebut selanjutnya akan diteruskan kepada Pemerintah Pusat sebagai bagian dari upaya menyalurkan aspirasi masyarakat melalui jalur kelembagaan. (*/bbo)






