DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Sebanyak 698 jemaah haji asal Provinsi Bali telah kembali ke rumahnya masing-masing setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
“Alhamdulillah semua jemaah sudah kembali dalam keadaan sehat,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali, H Mahmudi, Senin (22/6/2026) di Denpasar.
Dijelaskan, jemaah haji yang tergabung dalam Kloter SUB-70 dan Kloter SUB-71, ini sebelumnya tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada 19 Juni 2026.
Kedatangan mereka disambut Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Teguh Dwi Nugroho, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali, H Mahmudi, serta Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam.
Dari Surabaya, jemaah dijemput menggunakan bus yang sebelumnya telah disiapkan oleh masing-masing Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Denpasar.
Haji Mahmudi mengungkapkan, momen kepulangan ini menjadi wujud rasa syukur atas kelancaran perjalanan ibadah yang telah dijalani para jemaah, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah, hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
Dirinya menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, petugas daerah, serta seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan, pendampingan.
Serta dukungan selama proses penyelenggaraan ibadah haji sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah haji dan umrah para jemaah, mengampuni segala khilaf dan kekurangan, melimpahkan kesehatan dan keberkahan setelah kembali ke tengah keluarga, serta menjadikan seluruh jemaah haji Provinsi Bali memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya.
Sebelumnya Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menghadirkan perubahan nyata dalam kualitas pelayanan jemaah Indonesia di Arab Saudi.
“Pelayanan haji tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibanding musim-musim sebelumnya,” kata Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (20/5/2026).
Menurut Cucun, pelayanan tahun ini lebih humanis dan berorientasi pada kenyamanan jemaah. Pendekatan pelayanan yang dilakukan petugas kini terasa lebih dekat, ramah, dan mengedepankan sentuhan kemanusiaan.
Timwas DPR RI menilai berbagai inovasi yang diterapkan tahun ini memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan jemaah, khususnya lansia dan kelompok rentan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas akomodasi jemaah reguler. Untuk pertama kalinya, banyak jemaah haji reguler Indonesia dapat menempati hotel-hotel premium di kawasan Markaziyah yang berada dekat dengan Masjid Nabawi.
Padahal kata Cucun, hotel-hotel yang sebelumnya identik dengan layanan haji khusus atau haji plus kini juga digunakan oleh jemaah reguler. Langkah tersebut menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap kenyamanan jemaah.
“Ini menjadi sejarah baru. Jemaah reguler sekarang bisa merasakan fasilitas hotel yang selama ini identik dengan layanan premium. Artinya ada keseriusan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” ucapnya. (agw)








