DENPASAR, BBO.net – Turnamen Tenis Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Cup 2026 akan berlangsung di Lapangan IKMS dan Telkom 1 – 16 Agustus mendatang, demikian disampaikan Ketua Panitia Turnamen Pepen Efendi saat ditemui di Lapangan Tenis DPRD Bali Kamis, 30 Juli 2026.
Beberapa pemain tenis ternama Bali dipastikan bakal meramaikan turnamen tersebut. Di antaranya, Laba Kurniawan, Primadana, Boby Astriana Diama, Gusti Agung Ngurah Cahya, Iben Zulkarnaen, Darwis Susila, Bangok Kusuma, Johanis, Catur, Komang Jagat Maya, Made Arsana, Yudo Purnomo, Amir Mahmud, dan Ujang Sabako Koto.
Dalam turnamen itu juga akan ambil bagian Ketua Umum Pelti Bali, dr. I Wayan Sudana, Letkol Inf Armen M (Han) Waka Jasdam IX Udayana, Wakil Ketua Umum Pelti Yusrizal Madjid, dan Ketua Harian Pelti Bali, dr Gede Kambayana.
“Pasangan usia minimal 90 tahun bisa junior berpasangan dengan senior. Intinya, satu pasang usianya minimal sembilan puluh tahun,” terangnya.
Ketua Umum IKMS Daerah Bali, Tarmizi, mengatakan bahwa tunamen ini adalah bentuk kontribusi nyata Ikatan Keluarga Minang yang ada di Bali dalam memeriahkan hari jadi Bangsa Indonesia.
“Di usia ke-81 tahun Republik Indonesia ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya pecinta tenis di Pulau Dewata, untuk memaknai kemerdekaan dengan semangat juang yang sehat,” ujarnya.
“Melalui IKMS Cup ini, kita tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun karakter disiplin dan pantang menyerah, layaknya para pahlawan kita terdahulu,” imbuhnya, seraya menyatakan turnamen ini memperebutkan trofi dan hadiah uang pembinaan.
Senada dengan Tarmizi, Ketua Umum Pelti Bali, dr. Wayan Sudana, M.Kes, menyambut antusias penyelenggaraan turnamen ini. Menurutnya, event ini menjadi momentum penting untuk menggairahkan kembali olahraga tenis di Bali.
“Pelti Bali sangat mengapresiasi inisiatif IKMS,. IKMS Cup memberikan ruang bagi atlet-atlet tenis untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan. Kami berharap turnamen ini mampu memasyarakatkan olahraga tenis di Bali,” jata dia, yang disampaikan melalui Komisi Teknik Pelti Bali Hartoko Adi Oetomo MBA. (*/bbo)






