DENPASAR, BBO.net – Kontingen Bali siap berpartisipasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga (cabor) Bela Diri 2026 di Manado, Sulawesi Utara yang akan digelar pada Oktober mendatang. Di ajang bergengsi tersebut Bali menargetkan dapat meraup 15 keping medali emas dengan posisi 4 besar.
Demikian disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali, Ketut Jagra Sunu dalam wawancara khusus dengan beritabalionline (BBO).net di sela-sela tes kesehatan dan kebugaran atlet di aula Gedung KONI Bali, Jalan Melati, Denpasar, Mjnggu (2/8/2026) pagi. “Para atlet beladiri tersebut menjalani tes sebelum resmi diterjunkan ke arena PON Cabor Beladiri 2026 di Manado nanti,” kata dia.
Atlet yang tidak sehat dan dianggap tidak layak akan dieleminir. Sedangkan yang dinyatakan sehat akan menjalani TC desentralisasi, kemudian dilanjutkan TC sentralisasi guna mengikuti training center yang memadai. “Perkembangan atlet akan terus kita pantau hingga menjelang keberangkatan ke PON,” ujar Jagra Sunu.
Atlet yang menjalani tes kesehatan dan kebugaran sebanyak 71 orang (6 cabor) dari 7 cabor yang direncanakan. Satu cabor, yaitu muaythai absen menjalani tes dikarenakan sedang mengikuti Kejurnas Muaythai di Bekasi, Jawa Barat, 5-10 Agustus 2026.
Dijelaskan Jagra Sunu, di PON Cabor Beladiri tahun ini Bali akan mengikuti 7 cabor dari 8 cabor yang dipertandingkan. Bali absen 1 cabor, yaitu anggar. Alasannya, karena kemampuan atlet anggar Bali saat ini belum sepadan dibandingkan dengan atlet anggar tingkat nasional.
Adapun 8 cabor yang akan dipertandingkan pada PON khusus olahraga tarung di Manado nanti adalah Anggar, Hapkido, Kickboxing, Kurash, Muaythai, Tinju, Yongmodo, IBCA MMA.
Menyinggung rival Bali pada PON Cabor Beladiri tahun ini, Jagra Sunu mengatakan, persaingan ketat yang dihadapi Bali nanti dipastikan datang dari tim beladiri Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. “Tapi kekuatan tim daerah lain tetap harus diwaspai, jangan dianggap ringan,” ucapnya.
Untuk diketahui, pada PON Cabor Beladiri 2025 lalu di Kudus, Jawa Tengah, Kontingen Bali masuk dalam jajaran lima besar dengan mendulang 22 keping medali, dengan rincian 8 emas, 6 perak dan 8 perunggu.
Dengan koleksi itu, Bali berada di bawah Kalimantan Timur, menyusul Jawa Timur peringkat ketiga, DKI Jakarta posisi kedua. Sedangkan di puncak klasmen ditempati Jawa Barat dengan mengoleksi 46 medali dengan rincian 21 emas, 6 perak dan 19 perunggu. (sas)






