DENPASAR, BBO.net – Ketua Umum (Ketum) PB Pergatsi, Ir. Diana Kusumastuti, M.T., yang juga Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum RI, resmi menutup Turnamen Gateball Terbuka Gubernur Bali 2026 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (8/8/2026) sore.
Turut hadir pada acara pentupan turnamen yang berlangsung selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 Agustus 2026 tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster, dan seluruh jajaran Pengurus Pengprov Pergatsi Bali dan undangan lainnya. Turnamen ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-68 Provinsi Bali.
Event yang baru kali pertama digelar di Pulau Dewata ini diikuti peserta dari tujuh provinsi. Di antaranya, tuan rumah Bali, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tengah, dengan mempertandingkan tiga nomor, yakni ganda yang diikuti 17 pasangan, triple dengan 27 tim, serta beregu yang diikuti 26 tim. Kejuaraan yang memperebutkan piala orang nomor satu di Bali ini total berhadiah Rp150 juta.
Ketum PB Pergatsi, Diana Kusumastuti menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Bali dalam turnamen ini. Dia berharap turnamen ini bisa berlanjut dan berkesinambungan entah setahun sekali atau dua tahun sekali.
Diana juga berpesan para juara dalam turnamen ini terus digodok untuk dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan dihelat di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Hasil pertandingan ini saya minta untuk dipersiapkan menuju PON 2028 yang akan dilaksanakan di NTB dan NTT,” pintanya.
Diana Kusumastuti secara khusus juga berpesan agar pembinaan gateball di Bali ke depan terus ditingkatkan, demi pencapaian prestasi maksimal di baik di kancah nasional, regional maupun internasional. “Saya lihat Bali punya potensi untuk mencetak atlet-atlet gateball berprestasi di tingkat nasional maupun regional,” kata dia.
“Saya mohon Pergatsi Bali terus melakukan koordinasi dengan pengurus di seluruh kabupaten/kota. Mudah-mudahan seluruh kabupaten/kota di Bali mempunyai atlet gateball yang andal, sehingga tim gateball Bali nanti mampu mengukir prestasi pada PON 2028,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, I Ketut Ariantana, melaporkan Turnamen Gateball Terbuka Gubernur Bali 2026 berlangsung sukses dengan keterlibatan tim-tim dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Bali kecuali Bangli karena belum memiliki tim.
Sebelumnya Gubernur Bali, Wayan Koster berharap event ini menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga gateball dan pengembangan wisata olahraga (sport tourism) di Pulau Dewata.
Koster mengatakan, meskipun gateball masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat dibandingkan cabang olahraga populer seperti sepak bola, bulu tangkis, basket maupun atletik, Bali memiliki sejarah penting dalam perkembangan olahraga tersebut di Indonesia.
Menurutnya, gateball mulai berkembang di Bali sejak 1994 setelah diperkenalkan oleh warga negara Jepang. Dari Bali, olahraga ini kemudian berkembang ke berbagai daerah di Indonesia hingga kini rutin dipertandingkan pada berbagai ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) dan Kejuaraan Nasional.
Melihat perkembangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Gateball Terbuka Piala Gubernur Bali 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga sekaligus memperluas popularitas gateball di tingkat nasional.
Mengkhairi perhelatan even tersebut, Gubernur Koster mendampingi Ketua Umum PB Pergatsi, Diana Kusumastuti mengalungkan medali dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.
Berikut adalah pemenang Turnamen Gateball Terbuka Gubernur Bali 2026: untuk kategori Double Mix juara I diraih Pergatsi Sulteng, juara II Pergatsi Gianyar, juara III Pandawa Brother, juara IV Pelindo A. Selanjutnya untuk kategori Triple Mix, juara I direbut Spartan NTT, Juara II Pelindo A, Juara III Water Life Sulteng, Juara IV Pergatsi Gianyar A. Sedangkan untuk kategori Beregu Mix, juara I dibukukan Pelindo A, juara II Pergatsi Sulteng, juara III Water Life Sulteng, dan juara IV Pelindo B. (sas)






