DENPASAR, BBO.net – Pria warga negara Australia berinisial SDJ (57) yang ditemukan meninggal bersama dua anaknya di sebuah bungalow di kawasan Legian, Kuta, Badung memiliki sifat temperamen.
“Dari keterangan istrinya berinisial YT, korban temperamen, mudah emosi, dan memiliki tingkat kecemasan yang tinggi,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D Simatupang, Selasa (15/9/2026) di Denpasar.
Korban yang gampang emosi tak urung menjadi masalah serius terhadap hubungan rumah tangga yang telah mereka bangun selama kurang lebih 9 tahun.
Bahkan pada tahun 2022, YT asal Jakarta Timur tersebut sempat mengajukan gugatan cerai karena merasa capek harus terus-menerus bertengkar dengan suaminya.
“Namun gugatan itu dibatalkan oleh saksi, setelah melihat adanya perubahan sikap dari suaminya,” beber Kombes Pol. Leonardo.
Istri korban juga mengungkapkan, sekitar dua bulan sebelum kejadian, SDJ diduga pernah mencoba mengakhiri hidupnya seusai bertengkar dengan istrinya, namun berhasil diurungkan.
Meski demikian kata Kapolresta, dugaan korban mengalami gangguan psikologis masih sebatas keterangan keluarga karena korban tidak pernah menjalani pemeriksaan psikiater.
Di sisi lain, pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi terhadap SJD bersama kedua anaknya, ADS (7) dan LKS (4). Atas permintaan istri korban, pemeriksaan medis hanya dilakukan melalui visum luar.
Saat ini penyidik masih menunggu hasil visum tertulis sebelum menggelar perkara. Meski perkara dikategorikan sebagai pembunuhan, proses hukum tidak dapat berlanjut karena terduga pelaku juga meninggal dunia.
“Karena istri menolak otopsi, kami berkoordinasi dengan Konsulat Australia. Konsulat menyampaikan bahwa keputusan berada pada istri sebagai keluarga yang sah,” ujar Kombes Pol. Leonardo. (agw)






