Wabup Bagus Alit Sucipta Ikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya

oleh
oleh
Wabup Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, hadiri Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026). (FOTO: BBO/Dok Humas Pemkab Badung)

BADUNG, BBO.net – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, larut dalam Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026).

Prosesi sakral ini dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Lebah Banjar Kedampal, Ida Cokorda Mengwi XIII, serta Mangku Pura Prajapati Jero Mangku Joti. Rangkaian upacara juga dihadiri Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani, Bendesa Adat Abiansemal, tokoh masyarakat I Wayan Muntra dan seluruh krama pengempon pura.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta bersama Putu Yunita Oktarini dan krama melaksanakan persembahyangan bersama demi memohon kelancaran, ketertiban, dan kerahayuan jagat selama rangkaian karya suci berlangsung.

Dalam sambutan singkatnya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat kebersamaan krama pengempon Pura Dalem Korya. Menurutnya, pelaksanaan karya ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi pilar penting dalam melestarikan adat, seni, dan budaya Bali. “Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada krama agar senantiasa menjaga persatuan, keharmonisan, serta semangat menyama braya dalam kehidupan bermasyarakat guna menghadapi perkembangan zaman.

Sementara itu, Manggala Karya Pura Dalem Korya, I Nyoman Tastra, menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menggelontorkan anggaran hibah induk tahun 2026 sebesar Rp 777 juta lebih. Bantuan finansial tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk penataan pura serta menyokong rangkaian upacara pemahayu yang puncaknya berlangsung hingga Purnamaning Kanem tanggal 24 November 2026 mendatang.

Pihak pengempon juga berterima kasih kepada Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani atas bantuan penataan sarana prasarana dan perbaikan gong. I Nyoman Tastra berharap sinergi kuat antara masyarakat dan pemerintah ini dapat terus berlanjut demi kelestarian adat dan budaya Bali. (hmsbdg)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.