DENPASAR, BBO.net – Ajrun Karim resmi didaulat untuk mengambil alih posisi Ketua Umum Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Bali melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa bakti 2024–2028.
Pergantian kepengurusan tersebut dilakukan melalui mekanisme Penggati Antar Waktu (PAW) di ruang Boegenville Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali, di Jalan Letda Tantular No. 1 Renon, Denpasar, Rabu (7/10/2026) oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI) Pusat, Laksamana Madya TNI (Purn) Prof. Dr. Agus Setiadji, SAP.
Untuk diketahui, pergantian Ketua Umum Pengprov PERKEMI Bali sebelumnya, Eric Rossi Priyo Nugroho, harus meletakkan jabatannya karena alasan pindah tugas kerja ke Surabaya menjadi General Manager (GM) PLN di Jawa Timur.
Sementara Ajrun Karim yang menggantikan Eric Rossi merupakan GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali yang sebelumnya menjabat sebagai GM PLN di Sumatera Barat. Karena posisi strategisnya di PLN Bali, ia langsung didaulat untuk menakhodai kepengurusan olahraga bela diri kempo di Pulau Dewata.
Ketum PB PERKEMI Pusat, Agus Setiaji dalam sambutannya berharap Pengurus Perkemi Bali yang baru dapat melanjutkan tren prestasi positif yang telah dibangun.
Dikatakan, PERKEMI Bali menjadi tolok ukur bagi Pengprov PERKEMI daerah lain dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan prestasi atlet kempo di Tanah Air.
Agus Setiadi menilai, PERKEMI Bali dikenal sebagai salah satu lumbung prestasi dengan raihan medali emas di ajang PON. Karenanya ia berharap, Perkemi Bali ke depan bisa mempersiapkan atlet semaksimal mungkin untuk menghadapi berbagai agenda kejuaraan di tingkat daerah maupun nasional.
Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali, Ketut Jagra Sunu yang hadir mewakili Ketum KONI Bali, Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasinya kepada Pengprov Perkemi Bali yang selama ini sudah menunjukkan kinerja yang baik dan maksimal sehingga mampu menelorkan atlet-atlet kempo berprestasi baik di tingkat daerah maupun nasional khususnya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pelantikan pengurus Pengprov Perkemi Bali kali ini sekaligus juga dirangkaikan dengan Penataran Pelatih, Penguji, dan Wasit Tingkat Daerah dan Nasional. Kegiatan ini merupakan agenda penting organisasi PERKEMI (Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia) untuk meningkatkan kompetensi, standarisasi, dan sertifikasi SDM olahraga Shorinji Kempo di Indonesia.
Kegiatan yang diikuti 69 peserta dari berbagai daerah itu berlangsung mulai 6 hingga 8 Oktober 2026, bertujuan untuk mencetak pelatih, penguji, serta wasit yang profesional dan memahami sport science serta regulasi terbaru. (sdn)






