BADUNG, BBO.net – Dalam sepekan terakhir antrean panjang kendaraan baik sepeda motor maupun mobil terlihat di sejumlah SPBU di wilayah Kota Denpasar dan Badung hingga mengakibatkan kemacetan.
“Personel sudah kita turunkan ke lapangan untuk melaksanakan monitoring,” kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol Muhammad Said Husen, Kamis (8/10/2026) di Badung.
Di sana petugas kepolisian berkoordinasi dengan pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hasilnya diperoleh informasi jika ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bervariasi.
Salah satu SPBU di seputaran Jimbaran menyatakan stok beberapa jenis BBM stoknya kosong, sementara SPBU lainnya mengaku masih memiliki stok Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, maupun Bio Solar.
Pengelola SPBU mengatakan jika keterlambatan pasokan BBM dikarenakan kapal pengangkut BBM di Depo Pertamina Sanggaran belum sandar.
Selain itu, pasokan ke wilayah Kuta Selatan yang berasal dari Depo Sanggaran dan Manggis disebut mengalami pengurangan jatah sekitar 30-40 persen untuk setiap SPBU.
Kondisi distribusi juga dapat dipengaruhi keterlambatan kendaraan tangki akibat kepadatan lalu lintas maupun perbaikan infrastruktur pada jalur distribusi.
Kapolsek menegaskan, monitoring akan terus dilakukan ke SPBU sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan situasi di lapangan tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, serta menggunakan BBM sesuai kebutuhan. Kami bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan stok dan distribusi BBM,” ujarnya. (agw)







